Darryn Binder: Benar-benar Melelahkan

RiderTua.com – Darryn Binder: Benar-benar melelahkan… Rookie dari tim WithU Yamaha RNF itu pertama kali menunggangi motor MotoGP pada tes Jerez yang digelar November lalu. Dan di penampilan keduanya di tes pramusim di Sepang, Darryn Binder hanya menempati posisi ke-25 yang membuatnya menjadi rookie terburuk sekaligus rider Yamaha paling lambat. Meski demikian, pembalap asal Afrika Selatan itu merasa nyaman dengan M1 dan siap melakoni tes terakhir di sirkuit Mandalika. Tanpa melihat secara mendalam ke detail teknis, dia berkonsentrasi penuh pada membalap.

Darryn Binder: Benar-benar Melelahkan

Dari selisih awal 2,4 detik pada hari pertama tes di Sirkuit Sepang Sabtu lalu, Darryn Binder berhasil memimpin hingga 1,7 detik di puncak klasemen MotoGP pada hari kedua. Meskipun mengalami kemajuan besar, hal itu hanya cukup untuk menempati posisi ke-25 dalam timesheet gabungan.

Rider berusia 24 tahun itu mengatakan, “Saya merasa sangat baik setelah 5 hari di atas motor. Sejauh ini, 3 hari pertama tes shakedown adalah yang paling sulit, jadi saya bisa melakoni tes resmi dengan perasaan yang baik.”

“Di Malaysia sangat panas, saya melahap 60 lap dalam 1 hari. Benar-benar melelahkan. Tapi itu sama untuk semua pembalap. Setelah 5 hari tes, tubuh saya jauh lebih baik karena sudah mulai terbiasa dengan motor dan semua otot terasa normal. Saya berharap bisa menjalani tes Mandalika dengan lebih baik.”

Saat Darryn ditanya, apakah dia pernah melihat dan mengingat beberapa hotspots sirkuit Mandalika? “Pada hari Rabu saya melahap beberapa lap dengan motor untuk mengenal trek, dan sirkuit itu terlihat sangat menarik dan indah. Sirkuit ini sepertinya memiliki banyak grip. Mari kita lihat, apakah itu akan dikonfirmasi oleh motor pada hari Jumat. Trek itu sangat spektakuler, hal ini bisa dilihat saat balapan Kejuaraan Dunia Superbike tahun lalu. Saya menantikan lap pertama,” jawab adik Brad Binder (Red Bull KTM) itu.

Apakah Darryn sudah melihat detail teknis timnya, atau dia sedang berkonsentrasi membalap? “Saya suka melihat statistik dan data serta membandingkan beberapa hal dengan yang lain. Tetapi ketika kita masuk ke kelas MotoGP, ada begitu banyak hal lain yang harus kita perhatikan. Saya belum siap untuk mempelajari detail teknis secara mendalam. Saya mencoba untuk belajar dan tim saya mencoba untuk mendukung saya sebaik mungkin, dengan menjelaskan sebanyak mungkin kepada saya,” lanjut rider WithU Yamaha RNF itu.

“Saat ini saya mencoba sebanyak mungkin yang saya bisa, pada saat yang sama saya membiarkan kru saya melakukan pekerjaan mereka dan mempercayai mereka. Ini adalah proses pembelajaran yang panjang,” kata rekan setim Adrea Dovizioso yang seperti rekan-rekannya akan melakukan debut MotoGP-nya di Sirkuit Mandalika mulai Jumat hingga Minggu. Tes tersebut berfungsi sebagai persiapan untuk balapan yang digelar pada 20 Maret mendatang.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives