KTM Berharap Tinggi pada Mantan Insinyur Ducati, Fabiano Sterlacchini

RiderTua.com – Ekspektasi tinggi KTM untuk Fabiano Sterlacchini… KTM tidak hanya mendatangkan Francesco Guidotti (10 tahun di Pramac-Ducati) sebagai manajer tim Red Bull KTM yang baru untuk musim MotoGP 2022, mantan teknisi Ducati Fabiano Sterlacchini juga diboyong tim balap asal Austria itu di musim panas lalu. Dia diangkat sebagai Kepala Teknologi MotoGP yang baru. Pit Beirer berbicara tentang peran Head of Technology MotoGP yang baru itu, yang cara pendekatannya juga dihargai oleh Miguel Oliveira dan Brad Binder.

Ekspektasi Tinggi KTM untuk Fabiano Sterlacchini

Direktur Motorsport KTM Pit Beirer mengatakan, “Sekarang Fabiano, secara teknis adalah pemimpin. Kami memiliki orang-orang fantastis yang membuktikan dengan 5 kemenangan, bahwa mereka dapat membangun motor pemenang.”

“Jadi Fabiano tidak datang untuk menunjukkan kepada kita bagaimana cara bekerja. Tapi dia seorang insinyur dengan keterampilan balap. Itu selalu penting. Tapi dia bukan satu-satunya, kami memiliki beberapa orang yang memahami keduanya, apa yang perlu dilakukan tim di trek balap dan apa yang harus dilakukan oleh para insinyur dan seluruh tim di markas. Dia akan mengoordinasikan itu dan menyumbangkan pengalamannya,” imbuh bos asal Austria itu.

Beirer menambahkan, “Setelah 7 bulan kami bekerja dengannya, saya sangat terkesan dengan kontribusinya. Dia pria yang baik dan dia akan menjadi mitra yang baik untuk tim balap. Awalnya, dia akan menghabiskan banyak waktu baik di sirkuit maupun di pabrik. Untuk bagiannya, dia juga siap untuk berusaha keras.”

Sementara itu duo pembalap pabrikan KTM Red Bull juga terkesan dengannya. Miguel Oliveira mengatakan, “Fabiano adalah tambahan yang sangat baik untuk tim teknik kami. Saya pikir dia akan banyak membantu kami, tetapi kami masih perlu sedikit waktu sebelum kami melihat hasilnya. Sekarang dia fokus mencoba untuk lebih terlibat dalam proyek, untuk mengenal motor lebih baik dan memahami apa yang dibutuhkan pembalap. Serta untuk mengubahnya menjadi solusi dari waktu ke waktu. Kami sudah banyak ngobrol dengannya, tetapi akan membutuhkan lebih banyak waktu sebelum kami melihat hasilnya.”

Rekan setimnya Brad Binder menegaskan, “Fabiano adalah pria yang hebat, sangat menyenangkan memiliki dia di tim. Dia orang yang sangat tenang, dia benar-benar menganalisis berbagai hal dan tampak sangat teliti dalam segala hal yang dia lakukan. Dia sangat pandai menganalisis persis di mana kita kehilangan waktu dan di mana letak kekuatan kita. Jadi kita tidak mengejar hal-hal yang mungkin tidak membuat kita lebih cepat. Dia benar-benar menempatkan fokus pada area yang tepat.”

“Saya pikir, pada akhir musim lalu dia lebih banyak menonton dan melihat bagaimana semuanya berjalan. Berdasarkan semua hal yang kami pelajari bersama dari musim lalu, mulai musim ini dia benar-benar terlibat, membawa ide-ide baru dan hal-hal seperti itu. Banyak hal menarik terjadi di balik layar. Saya sangat menantikan untuk memulai musim ini. Saya merasa kami telah mengambil langkah besar,” imbuh rider asal Afrika Selatan itu.

“Fakta bahwa kami memiliki orang kuat lainnya di tim adalah bagian dari dorongan besar dalam motivasi yang kami alami saat ini,” lanjut Beirer, melihat ke depan untuk musim keenamnya di MotoGP bersama pabrikan asal Austria itu.

Saat presentasi tim MotoGP, direktur motorsport KTM itu menjelaskan bahwa di masa depan tim balap harus berkonsentrasi penuh pada balapan dan tidak hanya fokus pada latihan bebas hari Jumat, misalnya.

“Saya berani mengatakan, sekarang kami siap untuk membuat divisi ini. Saya juga ingin menyebutkan di sini, bersama dengan Fabiano, Sebastian Risse, pemimpin teknis kami di sirkuit, orang-orang ini harus memutuskan di belakang layar apa yang dapat kami bawa ke sirkuit. Karena itu tidak akan menghentikan pembalap untuk tampil normal. Dan diskusi mengenai hal itu harus dilakukan di markas dengan para insinyur, apa yang perlu diubah dan ditingkatkan sebelum pergi ke trek balap,” ungkap Beirer.

“Kalau dilihat dari total pekerjaan, maka kita akan melanjutkan seperti sebelumnya. Hanya sedikit memindahkan beberapa pekerjaan dari sini ke sana, merestrukturisasi proyek dan menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat,” pungkas Beirer.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives