RiderTua.com – Di kelas sport crossover paling ekstrem, Ducati Multistrada V4 RS dan BMW M 1000 XR merupakan dua motor yang menggabungkan kenyamanan touring dengan performa superbike. Keduanya menawarkan tenaga di atas 190 hp, teknologi canggih, dan kemampuan melibas perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi.
Secara konsep, Multistrada V4 RS adalah sport tourer berjiwa Ducati Panigale dengan ergonomi adventure touring, sementara BMW M 1000 XR merupakan interpretasi crossover dari superbike S 1000 RR yang berfokus pada performa dan handling agresif.
▶Daftar Isi
Ducati Multistrada V4 RS: Panigale untuk Touring Jarak Jauh

Ducati Multistrada V4 RS menggunakan mesin Desmosedici Stradale V4 1.103cc 16-klep berpendingin cairan yang diambil langsung dari Panigale V4. Mesin ini menghasilkan tenaga 180 hp di 12.250 rpm dan torsi 118 Nm di 9.500 rpm, menjadikannya Multistrada paling bertenaga yang pernah diproduksi.
Karakter mesinnya sangat eksplosif di putaran menengah hingga atas. Dibanding M 1000 XR, mesin Ducati terasa lebih emosional dengan suara khas V4 yang sangat agresif saat rpm meningkat.
Dari sisi desain, Multistrada V4 RS tetap mempertahankan siluet adventure touring khas keluarga Multistrada, tetapi dipadukan dengan berbagai komponen serat karbon dan detail sporty yang membuat tampilannya jauh lebih eksklusif.

Handling motor ini sangat impresif untuk ukuran crossover touring. Suspensi elektronik Ohlins Smart EC 2.0 memberikan kombinasi kenyamanan dan kontrol yang sangat baik saat berkendara cepat. Posisi riding tetap nyaman untuk perjalanan jauh dengan setang lebar dan ergonomi tegak yang tidak terlalu melelahkan.
Paket elektronik Ducati termasuk salah satu yang paling lengkap di dunia, meliputi Adaptive Cruise Control, Blind Spot Detection, Cornering ABS, Ducati Wheelie Control, Ducati Traction Control, Launch Control, dan berbagai mode berkendara berbasis 6-axis IMU.
Keunggulan terbesar Multistrada V4 RS ada pada karakter mesin dan sensasi berkendara. Motor ini memberikan pengalaman yang sangat dekat dengan superbike Ducati tetapi tetap nyaman digunakan untuk touring. Harganya dibanderol mulai 39.995 USD atau sekitar Rp 726,8 jutaan.
BMW M 1000 XR: Hyper Crossover dengan DNA S 1000 RR

BMW M 1000 XR menggunakan mesin inline 4 silinder 999cc teknologi ShiftCam pendingin cairan yang berasal dari keluarga S 1000 RR. Tenaganya 201 hp pada 12.750 rpm dan torsi 113 Nm pada 11.000 rpm.
Karakter mesinnya sangat kuat di seluruh rentang putaran dan terasa lebih halus dibanding Ducati. Saat rpm tinggi, akselerasinya sangat brutal dan menjadi salah satu motor touring tercepat yang pernah diproduksi BMW.
Desain M 1000 XR menampilkan perpaduan antara sportbike dan adventure tourer. Winglet aerodinamis khas divisi M serta berbagai komponen serat karbon membuat tampilannya sangat agresif.

Handling menjadi salah satu kekuatan terbesar motor ini. Dibanding Multistrada V4 RS, M 1000 XR terasa sedikit lebih tajam dan lebih dekat ke superbike saat diajak menyerang tikungan cepat. Posisi riding tetap nyaman untuk touring, tetapi ergonominya sedikit lebih sporty dibanding Ducati.
Elektronik yang ditawarkan sangat lengkap, termasuk Dynamic Traction Control, Slide Control, Engine Brake Control, Launch Control, Cornering ABS Pro, Riding Mode Pro, dan cruise control.
Keunggulan terbesar M 1000 XR adalah kombinasi tenaga lebih dari 200 hp dengan handling yang sangat presisi. Banyak penguji menyebut motor ini sebagai salah satu motor touring paling kenceng dan paling agresif yang pernah diproduksi. Harganya mulai 25.595 USD atau sekitar Rp 465,1 jutaan.
| Aspek | Ducati Multistrada V4 RS | BMW M 1000 XR |
|---|---|---|
| Konsep | Sport tourer berjiwa Panigale dengan ergonomi adventure touring | Hyper crossover berbasis S 1000 RR dengan fokus performa dan handling agresif |
| Mesin | 1.103cc Desmosedici Stradale V4 16-klep pendingin cairan | 999cc 4 silinder segaris ShiftCam pendingin cairan |
| Tenaga | 180 hp pada 12.250 rpm | 201 hp pada 12.750 rpm |
| Torsi | 118 Nm pada 9.500 rpm | 113 Nm pada 11.000 rpm |
| Desain | Adventure touring premium dengan sentuhan sporty dan banyak part karbon | Crossover agresif dengan winglet khas divisi M dan komponen karbon |
| Handling | Sangat impresif dengan keseimbangan antara kenyamanan dan performa | Lebih tajam dan terasa lebih dekat ke superbike saat menikung cepat |
| Suspensi | Ohlins Smart EC 2.0 semi-aktif | Suspensi elektronik performa tinggi khas BMW M |
| Fitur | Adaptive Cruise Control, Blind Spot Detection, Cornering ABS, Wheelie Control, Traction Control, Launch Control | Dynamic Traction Control, Slide Control, Engine Brake Control, Launch Control, Cornering ABS Pro, Riding Mode Pro |
| Keunggulan | Karakter V4 yang kuat, sensasi berkendara emosional, dan kenyamanan touring | Tenaga lebih besar, handling sangat presisi, dan harga lebih kompetitif |
| Harga | 39.995 USD (sekitar Rp 726,8 jutaan) | 25.595 USD (sekitar Rp 465,1 jutaan) |







