RiderTua.com – Luca Marini membawa pulang 11 poin setelah finis di posisi ke-5 di MotoGP Hungaria hari Minggu kemarin. Hasil ini semakin mengkokohkan posisinya sebagai pembalap Honda terbaik di klasemen dengan menempati peringkat 11 dengan perolehan 57 poin.
Start dari posisi ke-9, Marini terhindar dari crash massal yang dipicu Jorge Martin di tikungan pertama pada race utama di Balaton Park. Posisinya otomatis naik. Dan di lap ke-11, rider berusia 28 tahun itu berhasil merebut posisi ke-4 dari Jack Miller. Kemudian di lap ke-23, Ai Ogura terus menekannya tapi gagal menyalipnya setelah melebar. Akhirnya rider Italia itu harus mengaku kalah dari rider Trakchouse Aprilia itu di lap ke-25. Hanya tersisa satu lap, Marini tidak mampu menyerang balik Ogura. Dia akhirnya finis ke-5 tertinggal 18,669 detik di belakang pemenang Marc Marquez.
Luca Marini: Saya Mengira Red Flag akan Dikibarkan Tapi Nyatanya Tidak, Padahal di Lap Sesudahnya Masih Ada Serpihan dan Cairan Oli di Trek

Usai balapan Luca Marini mengatakan, “Saya berharap semua pembalap baik-baik saja. Sebenarnya sudah bisa diprediksi. Ini lebih soal bertahan, sungguh disayangkan bagi para pembalap yang ada didepan.”
“Mengenai balapan saya, sebenarnya bagus. Kami berhasil meningkatkan performa motor. Tapi saya harus menggunakan ban belakang soft, setidaknya saya punya sedikit grip dengan ban itu. Di pagi hari saya benar-benar merasakan potensi yang lebih besar dengan ban itu. Namun di 5 lap terakhir, saya tidak berdaya. Saya ingin mempersulit Ogura sebisa mungkin. Tapi kalau kita menutup racing line di sisi dalam, maka lawan akan menyalip dari sisi luar,” imbuh rider Honda Castrol itu.
Crash massal di lap pembuka terjadi tepat di depan mata Marini. “Benar. Saya melihat dengan jelas, mereka akan saling bersenggolan. Saya harus mengerem dengan sangat keras untuk menghindari kontak dan bisa berbelok ke sisi dalam. Sebenarnya saya mengira red flag akan dikibarkan, tetapi ternyata tidak. Di lap sesudahnya, masih ada beberapa serpihan dan cairan oli di trek. Saat saya sampai di tempat itu, saya hampir kehilangan kendali atas roda depan, disaat itulah Jack Miller menyalip saya,” jelas suami Martha Vizenci itu.

Marini melanjutkan, “Saya kehilangan banyak waktu di belakang Jack, dia benar-benar gas pol sampek mentok. Selama dua lap saya harus menekan ban dengan keras untuk mencoba menyalip Jack, karena saya tahu saya kehilangan waktu di sana. Tapi Jack menjalani balapannya dengan sempurna, harus saya akui itu.”
Meski finis ke-5, Marini tetap realistis bahwa hasil itu didapat karena 4 pembalap didepan mengalami crash. Menurutnya, jika balapan berjalan normal mungkin dia hanya bisa finis ke-9. Marini menilai bahwa performa Honda selalu bagus di trek baru, namun akan tertinggal ketika data lintasan semakin lengkap karena pabrikan lain juga semakin berkembang.

Sama seperti Pecco Bagnaia, Marini juga mengkritik tikungan pertama Balaton Park yang sempit dan licin karena aspalnya masih baru. “Saya rasa, pengaspalan ulang tidak dilakukan dengan baik. Mungkin ada miskomunikasi atau kesalahpahaman dengan operator trek dan kami telah membahasnya,” pungkas adik legenda MotoGP Valentino Rossi itu.
Luca Marini: Saya Mengira Red Flag, Ternyata Tidak






