Dituduh Pilih Kasih ke Remy, Begini Tanggapan Bos KTM

RiderTua.com – Saat di Moto2, Fernandez pernah mengkritik bahwa selama ini tim lebih mendukung Remy ketimbang dirinya. Bos KTM berujar hal itu tidak lagi menjadi masalah. Dengan Remy Gardner dan Raul Fernandez, dua rookie akan memperkuat Tech3 KTM MotoGP untuk musim 2022. Tahun lalu, mereka berdua tergabung dalam satu tim di kelas Moto2 yakni di Tim Red Bull KTM Ajo. Meski menjadi rekan setim, persaingan dalam perebutan gelar di antara keduanya berlangsung sengit. Namun pada akhirnya, pertarungan dimenangkan Remy dan Raul hanya menjadi runner-up meskipun mengantongi 8 kemenangan musim debutnya dan berhasil melampaui yang ditorehkan Marc Marquez. Hal ini sempat menimbulkan kegemparan, lantaran Raul sempat mengkritik timnya. Selaku Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer tetap tenang menghadapinya. Apa yang dikatakannya?

Dituduh Pilih Kasih ke Remy, Ini Tanggapan Bos KTM

Setelah akhir musim atau tepatnya pada bulan November, dalam sebuah wawancara Fernandez menyebabkan kegaduhan. Di mana dia mengatakan bahwa, selama ini tim lebih mendukung Remy ketimbang dirinya. Karena sekarang Remy dan Raul berbagi garasi lagi di kelas MotoGP di Tech3 KTM Factory Racing pada 2022, tentu saja topik itu kembali mengemuka saat presentasi tim.

Direktur Motorsport KTM Pit Beirer menanggapinya dengan tenang. Bos asal Austria itu mengatakan, “Ketika kita memiliki dua pembalap fantastis yang mengejar target yang sama, pasti ada gesekan. Kami harus mempelajarinya sebagai sebuah tim dalam banyak disiplin ilmu.”

“Ketika kita memiliki juara yang ingin menang, mereka melangkah jauh. Mereka juga mencoba untuk mendapatkan tim di pihak mereka. Sebagai produsen atau tim, kami jelas berusaha membantu semua pembalap kami, bagi kami mereka seperti anak-anak kami. Tapi pada akhirnya mereka harus bertarung habis-habisan di lintasan balap.”

“Saya pikir pada saat itu yang terbaik adalah, tidak berkomentar dan membiarkan semuanya sedikit tenang. Tentu saja para pembalap menempatkan diri mereka di bawah tekanan, karena gelar dunia dipertaruhkan. Yang satu berhasil memenangkannya dan sangat bahagia, yang lain kalah dan tentu saja dia tidak bahagia saat ini. Itu jelas.”

“Tetapi saya dapat memastikan bahwa semuanya baik-baik saja. Kami mengadakan pertemuan di Austria, di mana keempat pembalap dan manajer tim duduk bersama di satu meja. Saya tidak berpikir itu akan menjadi topik diskusi lagi. Tapi tentu saja, para pembalap kembali akan mengejar target yang sama lagi, semua orang ingin menjadi lebih baik. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan,” pungkash Beirer, menatap MotoGP musim 2022.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: