Pit Beirer: Tanpa Fabio dan Marquez, Yamaha dan Honda Tidak Bagus

RiderTua.com – Bos KTM, Pit Beirer mengatakan bahwa di MotoGP satu hal kecil dapat membuat perbedaan besar. Pembalap sangat berpengaruh terhadap hasil. “Di Yamaha memiliki pembalap yang luar biasa yakni Quartararo, yang mirip dengan Marc Marquez  yang sudah bertahun-tahun di Honda. Tanpa dua rider ini, hal-hal tidak akan terlihat bagus di kedua pabrikan ini,” kata bos KTM. Beirer lalu bicara tentang Aprilia, di mana mulai 2017, KTM selalu mengalahkan Aprilia di kategori konstruktor. Aprilia meraih podium MotoGP pertama dalam sejarah perusahaan pada Agustus 2021 (Aleix Espargaro finis ke-3 di Silverstone). Sementara KTM telah merayakan 5 kemenangan, dua kali finis di tempat ke-2 dan lima kami finis di tempat ke-3 di kelas utama. “Kami sangat menghormati kemajuan yang telah dibuat Aprilia setelah liburan musim panas,” kata Direktur KTM Motorsport Pit Beirer. Selain itu, bos KTM itu juga memuji direktur balap Aprilia Massimo Rivola.

Pit Beirer: Tanpa Fabio dan Marquez, Yamaha dan Honda Tidak Bagus

Pit Beirer selaku Direktur Motorsport di KTM, mengikuti dengan seksama peningkatan performa yang signifikan dari Aprilia Racing tahun ini. Dengan duo pembalap Aleix Espargaro dan Maverick Vinales, pabrikan asal Noale-Italia itu memiliki tim yang kuat di bawah kontrak untuk 2022.

Beirer mengatakan, “Kita harus mengakui bahwa sekarang Race Director Massimo Rivola bertanggung jawab atas Aprilia untuk tahun ke-3. Dan tentu saja ada kecenderungan meningkat di tahun kedua. Tetapi di MotoGP kita membutuhkan waktu yang sangat lama, sampai kita mengubah proses apa pun dan kemudian benar-benar mencapai hasil di trek balap. Aprilia melakukan pekerjaan yang hebat untuk tahun 2021. Sekarang mereka meningkat setiap tahun. Dan mereka juga jelas meningkat tahun ini usai liburan musim panas.”

Quartararo Mirip Marquez

Bahkan di tim Yamaha yang sukses (13 kemenangan balap dalam 29 balapan terakhir), tidak ada pembalap yang benar-benar cocok dengan motor YZR-M1 tahun ini, selain pemimpin klasemen Fabio Quartararo.

“Itu menunjukkan bahwa, di Kejuaraan Dunia MotoGP satu hal kecil dapat membuat perbedaan besar. Tentu saja, pembalap bukan masalah kecil. Tapi Yamaha memiliki pembalap yang luar biasa yakni Quartararo dan dia menang. Mirip dengan Marc Marquez  yang sudah bertahun-tahun di Honda. Tanpa dua rider ini, hal-hal tidak akan terlihat bagus di kedua pabrikan ini,” imbuh sang bos KTM.

“Kembali ke Aprilia, kita benar-benar harus memuji mereka. Aleix melakukan pengembangan di sana sejak 2016. Dia telah mendukung pabrikan ini di saat-saat baik dan buruk. Sekarang dia menuai buah dari usahanya sendiri. Kita juga tahu bahwa dia adalah pembalap motor yang sangat baik. Baru-baru ini Aprilia melakukan segalanya dengan benar. Kami sangat menghormati lompatan yang mereka lakukan musim panas ini. Mereka tidak melakukan ‘ferragosta’ dengan cara tradisional, seperti kebiasaan di Italia. Tetapi mereka telah bekerja keras dan sekarang memiliki paket yang bagus. ”

Tetapi paket mereka juga belum konsisten. Karena di Circuit of the Americas (COTA) Aleix Espargaro hanya menempati posisi 19 grid dari 21 pembalap dengan RS-GP21. Pembalap berusia 32 tahun itu kehilangan 1,009 detik pada waktu terbaik di Q1 dan 1,638 detik pada catatan waktu pole Pecco Bagnaia (Ducati). Dan dalam balapan tersebut, pembalap asal Spanyol itu terjatuh di lap ke-9 saat memperebutkan posisi ke-12.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page