Dovi: Ducati Tak Mau Berdiskusi, Bukan Karena Uang, Ada Apa?

1

RiderTua.com – Dovizioso: Ducati tak mau berdiskusi, saya tidak pernah memilih karena uang… Atas kehendaknya sendiri, Andrea Dovizioso akhirnya meninggalkan Ducati pada akhir 2020. Karena pada waktu itu tak ada tim yang merekrutnya, pembalap berusia 35 tahun itu pun memutuskan untuk cuti selama satu musim di 2021. Tapi Dovi tak nganggur-nganggur amat. Karena dia sempat melakoni peran sebagai tes rider Aprilia, sebelum kembali ke lintasan MotoGP bergabung dengan Tim Petronas Yamaha untuk menggantikan Franco Morbidelli yang ditarik ke tim pabrikan Yamaha (menggantikan Vinales yang hengkang ke Aprilia). Dan untuk musim 2022, pembalap asal Italia tetap bertahan di tim milik Razlan Razali yang kini berganti nama menjadi WithU Yamaha RNF Team. Apakah Ducati memang inginkan pembalap muda dan tidak mau berdiskusi dengan ‘pembalap tua’ seumuran Dovi lagi?

Dovizioso: Ducati Tak Mau Berdiskusi, Saya Tidak Pernah Memilih Karena Uang

Dovizioso kembali ke lintasan MotoGP di GP Misano-1 bersama Petronas Yamaha. “Upaya comeback di MotoGP berjalan dengan baik. Tetapi berganti motor cukup sulit tak semudah yang dibayangkan, tapi tidak mengejutkan. Saya tahu betul bahwa, akan sulit untuk kembali dengan motor yang berbeda. Tapi saya menganggapnya sebagai latihan, yang akan membuat saya lebih siap untuk musim ini. Pada akhirnya itu adalah keputusan yang saya tahu tidak akan berjalan dengan baik, tetapi itu adalah pilihan terbaik,” ujar pembalap asal Forlimpopoli-Italia itu.

Mengenai keputusannya untuk cuti, Dovizioso menjelaskan, “Saya tidak memutuskan untuk pensiun. Saya memutuskan bahwa, saya hanya akan balapan di tim yang saya inginkan dan dalam kondisi tertentu. Situasi ini tidak muncul pada waktu itu, jadi saya memutuskan untuk tidak balapan. Tahun ini serangkaian keadaan terjadi dan sebuah pintu terbuka untukku. Mungkin aku sedang beruntung. Pertama, karena Yamaha tertarik untuk mendapatkan umpan balik dari pembalap berpengalaman yang datang dari motor lain. Dan yang kedua, karena sponsor menginginkan saya. Kedua faktor ini membantu saya mewujudkan kontrak ini.”

“Saya punya pilihan lain, bukan hanya Yamaha. Saya bisa bergabung dengan Aprilia. Tepat di akhir tahun 2020, saya memberi tahu mereka mengapa saya bersedia balapan dengan mereka. Saya memiliki ide yang jelas, terlepas dari apakah itu baik atau buruk. Ada hal yang saling menguntungkan. Saya melakukan apa yang harus saya lakukan dan itu baik untuk kami berdua,” imbuhnya.

Dovi tidak kembali karena uang. “Jujur, tidak ada yang perlu dijawab. Jika orang-orang mengira saya tidak bahagia karena hanya duduk di rumah tahun ini, mereka tidak mengerti apa-apa tentang Dovizioso. Bukan uang yang membuat saya memutuskan untuk kembali atau tidak. Saya tidak pernah membuat keputusan karenang uang. Saya tidak pernah memilih motor berdasarkan apa yang saya peroleh,” tegas pembalap berusia 35 tahun itu.

Alasan hengkang dari Ducati. “Ada banyak alasan. Saat itu waktunya untuk membicarakan kontrak, dan Ducati tidak mau diajak berdiskusi. Itu sudah membuat kita mengerti suasananya. Kami tidak bisa menegosiasikan gaji dengan Ducati. Kami mau membicarakannya, tapi mereka tidak. Uang tidak pernah membatasi saya, juga ketika saya memutuskan untuk pindah ke Honda di 250cc ketika saya bisa pergi ke Aprilia, di mana saya mendapatkan gaji dua kali lipat. Saya tidak pernah memilih karena uang, saya pikir cukup jelas apa yang menarik minat saya di MotoGP,” ungkapnya.

1 COMMENT

Leave a Reply