Categories: MotoGP

Massimo Meregalli: Yamaha M1 ‘Takut Air’ ?

RiderTua.com – Fabio Quartararo mencatatkan prestasi luar biasa musim ini. Direktur Tim Massimo Meregalli berkata, “Kita dapat membayangkan bahwa kami sangat puas. Kami mengalami tahun-tahun yang sulit. Tetapi pada tahun 2021, kami menemukan jalan kembali ke keteguhan (konsistensi) kami.” Di satu sisi, Meregalli senang dengan gelar dunia yang diraih Quartararo, tetapi di sisi lain dia juga berbicara tentang kelemahan motor dan perpecahan Yamaha dengan Maverick Vinales. Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!

Massimo Meregalli Ungkap Masalah Yamaha M1

Bersama Quartararo, tim pabrikan melakukan transfer yang ternyata tepat sasaran. “Dia masih muda dan langsung cepat. Ketika dia datang kepada kami, suasana di dalam garasi berubah. Dia bisa mengatasi tekanan dan sangat fokus. Tapi dia selalu siap. Sangat menyenangkan bahwa kami mencapai target kami di tahun pertama. Sulit dipercaya,” imbuh Massimo Meregalli.

Massimo Meregalli

Musim ini tidak berjalan dengan baik, karena Yamaha berpisah dengan Maverick Vinales sebelum masa kontraknya habis. Pembalap asal Spanyol itu diskors setelah balapan pertama di Spielberg dan kemudian dibebaskan. Alasan untuk ini adalah ‘penggunaan motor yang tidak dapat dijelaskan oleh pembalap’. Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!

“Musim ini bak punya dua wajah. Kami terpaksa berhenti bekerja dengan Maverick Vinales. Kemudian kami melakukan beberapa balapan dengan Cal Crutchlow dan kemudian Franco Morbidelli datang kepada kami. Dia tidak dalam kondisi prima. Kami bekerja dengannya untuk memastikan bahwa dia segera kembali fit 100 persen. Tapi karena cedera lututnya, dia membutuhkan waktu lama untuk pemulihan. Tapi kami yakin dengan pasangan pembalap kami, dan percaya bahwa kami juga akan memiliki musim yang baik di 2022,” kata pria asal Italia itu.

Secara keseluruhan, Meregalli memberikan nilai 9 dari 10 poin untuk musim 2021. Alasannya, “Masih ada bagian yang bisa kami tingkatkan. Kita telah melihat bahwa kami memiliki masalah dengan kondisi campuran (trek kering dan basah), dan bahkan jika kami terjebak dalam kerumunan pembalap (dibelakang pembalap lain), kami mengalami kesulitan,” pungkas Meregalli.

This post was last modified on 2 Desember 2021 07:24

Rafie Satya Pradipta

Leave a Comment

Recent Posts

4 Opsi yang Bisa Diambil Enea Bastianini untuk 2025, Bisa Gantikan Pak RT…!

RiderTua.com - Saat ini sebagai pembalap tim pabrikan Ducati, Enea Bastianini adalah orang yang menduduki kursi paling didambakan di MotoGP…

18 Mei 2024

Marc Marquez Berikan Sinyal akan Keluar dari Ducati? KTM Siap Tampung

RiderTua.com - Marc Marquez memberikan sinyal menarik bahwa dia akan bersedia meninggalkan Ducati tahun depan. Keinginan Baby Alien untuk memiliki…

18 Mei 2024

Tes Mugello : Alex Rins Membukukan Waktu Terbaik, Luca Marini Ke Berapa?

RiderTua.com - Tim MotoGP Honda dan Yamaha menjalani tes pribadi di Mugello selama 2 hari (14-15 Mei). Berkat aturan konsesi yang…

17 Mei 2024

Pedro Acosta : Tak Ada Pembalap KTM yang Berani Mengeluhkan Getaran Pada Motor?

RiderTua.com - Seperti pada seri sebelumnya, penampilan Pedro Acosta di Le Mans juga membuat kagum. Rookie tim GASGAS Tech3 itu…

17 Mei 2024

Subaru Catat Kenaikan Penjualan Mobilnya di Q1 2024

RiderTua.com - Meskipun Subaru kembali hadir di Indonesia, mereka telah menghadirkan sejumlah mobil disini. Dari SUV sampai mobil sport, semuanya…

17 Mei 2024

Mobil LCGC Daihatsu Tetap Memimpin Penjualan Bulan Lalu

RiderTua.com - Daihatsu dan beberapa merek mobil lainnya di Indonesia mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan pada April lalu. Beberapa…

17 Mei 2024