Avanza Tetap Menguasai Segmen LMPV, Mobilio Terpuruk!

1
(Toyota Motors Cebu)

RiderTua.com – Segmen LMPV masih cukup ketat sampai sekarang meskipun dengan ngetrennya mobil SUV dan sejenisnya. Namun Toyota Avanza masih menjadi mobil LMPV terlaris di Indonesia dan menduduki posisi teratas. Bahkan Avanza juga mengungguli model sekelasnya dengan hasil melebihi 7 ribu unit. Namun ternyata ada model yang penjualannya terpuruk seperti Mobilio.

Baca juga: Honda Hentikan Produksi Mobilio, Kenapa?

Toyota Avanza Ungguli Model LMPV Lainnya

Mungkin kedengarannya tak terlalu mengejutkan, mengingat Avanza menjadi rajanya LMPV di Tanah Air. Model ini juga mampu mencatatkan hasil penjualan yang cukup bagus selama beberapa bulan terakhir pada tahun 2021. Terlebih insentif PPnBM 100 persen juga menguntungkan bagi Avanza serta model sekelasnya.

Sepanjang bulan September 2021 lalu, mobil Toyota ini terjual hingga 7.531 unit, dan ini sudah menjadi hasil yang sangat bagus. Sebab model sekelasnya hanya mampu menjual dibawah 5 ribu unit saja, tapi Avanza masih dapat terjual cukup banyak di pasar. Inilah yang membuat model ini unggul dari model seperti Xpander bahkan kembarannya sendiri, Xenia.

(GridOto)

Tak Lagi Diproduksi

Rival utama Avanza, Xpander, berada di posisi kedua dengan hasil mencapai 2.613 unit. Selisihnya sangat jauh jika dibandingkan dengan Avanza, membuktikan kalau Avanza memiliki dominasi kuat di segmennya. Tapi tetap saja, Xpander masih bersaing ketat dengan rivalnya sampai sekarang.

Kembarannya Avanza, yaitu Xenia, berada di posisi ketiga dan sukses menjual 1.121 unit. Disusul model lainnya seperti Ertiga dengan hasil 963 unit, Confero 614 unit, Livina 371 unit, dan Mobilio satu unit. Tentu ini hasil yang cukup janggal dari Mobilio, sebab selisihnya malah lebih jauh dari model sekelasnya.

Sebenarnya yang terjadi yaitu Honda mengumumkan penghentian produksi Mobilio akibat dampak krisis chip semi-konduktor. Kalau sudah begini, bisa-bisa Mobilio terancam akan ‘menghilang’ dari daftar penjualan mulai bulan ini. Tapi apa boleh buat, Honda tak punya pilihan lain selain harus bertahan ditengah kondisi tersebut.

1 COMMENT

Leave a Reply