MotoGP Thailand dalam Bahaya!

1
MotoGP-Thailand

RiderTua.com – Karena dijadwalkan dalam tiga bulan lagi, MotoGP Thailand menghadapi ancaman batal karena kondisi kesehatan dan sulitnya penonton atau pengunjung asing yang masih belum pasti untuk saat ini. Ada keraguan untuk gelaran balap MotoGP di Asia, yang dalam kalender terakhir masih masuk dalam program. Thailand musim lalu sudah dibatalkan karena pembatasan perjalanan dan akhirnya balapan terkonsentrasi penuh di Eropa. Meskipun begitu GP Malaysia tahun ini terlihat optimis..

MotoGP Thailand dalam Bahaya

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Phiphat Ratchakitprakarn, tidak menutup kemungkinan seri Thailand akan dibatalkan jika kehadiran publik tidak memungkinkan. Pada 2019, GP Thailand adalah balapan yang banyak menyedot penonton (226.655 penonton) yang tercatat sepanjang akhir pekan. Menurut surat kabar lokal Thai Rath, seperempat dari penonton ini terdiri dari pengunjung asing.

Masih menurut surat kabar ini, penyelenggara balapan tidak mempertimbangkan kemungkinan acara tertutup (tanpa penonton). Oleh karena itu, mereka harus mengandalkan perbaikan situasi kesehatan untuk menjamin keselamatan masyarakat dan penduduk lokal, serta kembalinya pengunjung asing yang menunjukkan bukti sudah ‘disuntik’ ketika mereka memasuki negara tersebut.

Bagaimana dengan Sepang?

Menurut menteri Phiphat Ratchakitprakarn, keputusan akhir penyelenggaraan acara akan diambil dalam beberapa hari mendatang. Jika GP Thailand dibatalkan, tidak menutup kemungkinan MotoGP bisa digelar dua minggu berturut-turut di Sepang, Malaysia, di mana dijadwalkan pada 22 hingga 24 Oktober. Dengan dua seri Sepang akan memungkinkan untuk mencapai jumlah 19 seri yang telah ditetapkan otoritas sebagai tujuan untuk musim ini.

Mantan direktur sirkuit Sepang, Razlan Razali mengatakan dalam beberapa hari terakhir yakin tentang diadakannya dua balapan di Asia meskipun dalam situasi saat ini. “Kondisi saat ini terus mempengaruhi kejuaraan, meskipun ini tidak berlaku untuk putaran Eropa. Negara-negara Asia masih menghadapi situasi yang sulit dan putaran Australia dibatalkan,” katanya.

“Namun kami yakin GP Malaysia dan Thailand akan tetap diadakan. Saya pikir sangat penting bagi kejuaraan untuk dapat melakukan perjalanan ke beberapa balapan di luar negeri, seperti Amerika, Malaysia, dan Thailand.”

“Untuk alasan yang jelas, sangat penting bagi kami untuk menjalankan balapan kandang: kami adalah tim Malaysia, kami memiliki sponsor gelar Malaysia dan anggota tim kami adalah orang Malaysia. Tapi, di atas semua itu, kami ingin dapat melihat para penggemar kami dan memberi mereka balapan yang bagus di rumah kami. Kami sangat menantikan untuk bisa balapan di Sepang.”

Update Kalender MotoGP 2021 (6 Juli)

  1. 28 Maret: Doha-1 / Qatar
  2. 04 April: Doha-2 / Qatar
  3. 18 April: Portimão-1 / Portugal
  4. 02 Mei: Jerez / Sapnyol
  5. 16 Mei: Le Mans / Prancis
  6. 30 Mei: Mugello / Italia
  7. 6 Juni: Barcelona / Spanyol
  8. 20 Juni: Sachsenring / Jerman
  9. 27 Juni Assen / Belanda
  10. 8 Agustus: Red Bull Ring-1 / Austria
  11. 15 Agustus: Red Bull Ring-2 / Austria
  12. 29 Agustus: Silverstone / Inggris
  13. 12 September: Aragon / Spanyol
  14. 19 September: Misano / Italia
  15. 03 Oktober: Sirkuit Amerika / Amerika Serikat
  16. 17 Oktober: Buriram / Thailand
  17. 24 Oktober: Sepang / Malaysia
  18. 07 November: Portimão-2 / Portugal
  19. 14 November: Valencia / Spanyol

1 COMMENT

Leave a Reply