Miguel Oliveira: Assen adalah Balapan Kunci Bagi KTM

1

RiderTua.com – Miguel Oliveira: Assen adalah balapan kunci bagi KTM… Awal musim MotoGP 2021 bak sebuah mimpi buruk bagi KTM. Dimana pabrikan asal Austria itu harus beberapa kali menelan pil pahit karena hampir seluruh skuatnya tak mampu menorehkan hasil positif. Namun awal yang mengecewakan tak terus menerus terjadi. Dalam tiga balapan terakhir, Miguel Oliveira berhasil naik podium tiga kali berturut-turut. Bahkan di GP Catalunya, pembalap Red Bull KTM itu mampu merayakan kemenangan pertama musim ini. Dalam tiga balapan, rider asal Portugal itu mampu mendulang 65 poin. Sebagai perbandingan, pemuncak klasemen Fabio Quartararo hanya mampu mengumpulkan 51 poin sejak GP Mugello. Kini Oliveira terpaut 57 poin dari pembalap pabrikan Yamaha itu. Pembalap berusia 26 tahun itu berada di peringkat 7 dengan mengoleksi 74 poin. Hanya menyisakan satu balapan lagi sebelum memasuki liburan musim panas, yakni GP Belanda di Assen.

Miguel Oliveira: Assen adalah Balapan Kunci Bagi KTM

Menjelang TT Belanda, Miguel Oliveira mengatakan, “Saat ini kami berada dalam momen yang kuat, kami termotivasi dan merasa lebih baik dari sebelumnya. Assen kembali menjadi salah satu trek yang harus kami temukan dengan paket baru yang kami miliki. Paket ini sangat menjanjikan karena kami langsung kompetitif di setiap trek balap dan mampu menunjukkan potensi kami pada hari Jumat. Besok akan menjadi balapan kunci lagi bagi kami. Sehingga kami dapat dengan cepat menemukan cara untuk menyiapkan motor dan kembali kompetitif akhir pekan ini.”

Dengan lima minggu tanpa balapan, liburan musim panas 2021 (setelah pembatalan GP Finlandia), dirasa sangat lama. Apakah itu merepotkan atau malah menyenangkan bagi Oliveira?

Oliveira menjawab, “Itu sulit untuk dijawab. Ketika kita memiliki momen yang bagus, tentu saja kita ingin melanjutkannya. Tapi itulah kalender yang kita miliki. Orang sering mendengar, ‘Jika balapan berlangsung dua putaran lebih lama, satu pembalap bisa menang dan yang lain bisa kalah’. Tapi itulah adanya. Kami memiliki jeda selama 5 minggu dalam kalender setelah balapan ini. Ini juga bagus untuk sedikit bersantai dan mengistirahatkan otak kita. Kita semua akan melakukannya dengan cara kita masing-masing.”

Setelah pindah ke tim pabrikan KTM Red Bull, musim ini Oliveira bekerja dengan kepala kru sarat pengalaman, Paul Trevathan. Keduanya juga sudah saling mengenal. “Kami bekerja bersama pada tahun 2015. Dia bukan kepala kru saya, tetapi dia adalah Asisten Track KTM di Moto3. Jadi kami berada di tempat yang sama,” kata pemenang GP 15 kali itu.

“Bahkan ketika saya terjun ke MotoGP, kami selalu ngobrol. Hubungan itu cukup alami, ketika dia menjadi kepala kru saya, saya senang kami bisa bekerja sama. Bukan hanya dia, seluruh kru juga hebat. Saya sangat senang berada di posisi saya saat ini. Karena saya memiliki tim hebat yang membantu saya mencapai hasil luar biasa ini,” pungkas pembalap calon dokter gigi ini.

1 COMMENT

Leave a Reply