Aleix Espargaro: Aprilia RS-GP21 punya basic yang bagus

1

RiderTua.com – Aleix Espargaro: Aprilia RS-GP21 punya basic yang bagus… Saat tes pramusim di Qatar semua mata tertuju pada Aleix Esapargaro. Siapa yang menyangka jika satu-satunya tim konsesi saat ini itu mampu menyuguhkan kecepatan yang luar biasa. Dan hasil memuaskan dari tes ini, berlanjut hingga balapan. Rider berusia 31 tahun itu masing-masing finis di tempat ke-7, 10, 6 dan 6 dalam 4 balapan pertama MotoGP musim 2021. Dan dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia, Aleix duduk di peringkat 7 dengan mengantongi 35 poin. Saat GP Spanyol di Jerez pekan lalu, pembalap asal Spanyol itu kalah 5,164 detik dari pemenang Jack Miller (Ducati). Sejak terjun di kelas MotoGP, sejauh ini Aprilia tak pernah sedekat itu. Aleix mengakui jika Aprilia RS-GP21 kini menjadi lebih ‘buas’. Meski begitu, Aleix juga memperingatkan, “Aprilia belum menjadi motor untuk memenangkan kejuaraan dunia.”

Aleix Espargaro: Aprilia RS-GP21 punya basic yang bagus

Selain banyak perkembangan positif, Aleix Espargaro juga menyinggung poin negatif di Qatar. Meski RS-GP terbaru mengalami penurunan dibanding tahun lalu, motor terasa sangat sulit saat berganti arah. Apakah masalah ini sudah diperbaiki untuk sementara waktu?

Aleix Espargaro menjawab, “Ya, kami sedikit mengerjakannya. Itulah mengapa saya katakan bahwa, kami tidak memiliki set-up yang sama di Jerez akhir pekan lalu seperti yang kami lakukan di tes shakedown di Jerez pada Februari lalu. Kami mengerjakan geometri motor, pada lengan ayun.”

“Sekarang motornya terlihat lebih lincah. Pada saat yang sama, kami tidak kehilangan stabilitas yang menurut saya adalah salah satu kekuatan RS-GP 21 ini. Jadi secara keseluruhan kami telah meningkat. Kami masih mengalami sedikit kesulitan dalam perubahan arah yang sangat cepat. Tetapi kami telah meningkat dalam perubahan arah yang lambat seperti di Jerez, yang bukan jalur berkecepatan tinggi.”

Pembalap ayah dari si kembar Max dan Mia itu juga percaya bahwa dia telah menemukan set-up dasar yang bagus. “Ya. Jika saya bisa masuk 5 besar di hampir setiap sesi di tiga sirkuit yang berbeda seperti Qatar, Portimao dan Jerez, itu berarti set-upnya kurang lebih sama. Ya, ada masih ada waktu untuk berkembang karena saya selalu bisa meningkatkan diri. Tapi saya tidak ingin menimbulkan kebingungan. Karena kami sekarang memiliki basis yang baik dengan RS-GP21.”

Akan tetapi, terlihat jelas bahwa Aleix Espargaro tak bisa konsisten. Dia biasanya cepat sejak sesi pertama balapan, tetapi kemudian tidak banyak meningkat saat kompetisi. Apa artinya? Apakah dia dan tim Aprilia masih perlu memahami bagaimana mereka bisa mendapatkan lebih banyak manfaat dari RS-GP saat ini? Atau apakah mereka baru memulai dari level yang bagus?

“Yang pertama, saya sudah lama mengendarai motor yang sama. Jadi saya langsung merasa siap untuk mmacu. Saya juga mendapat kesan, bahwa saya mengendarai di level yang bagus, jadi saya langsung mencoba membalap dengan cepat,” imbuh Aleix.

“Aprilia telah berkembang, kami telah meningkat pesat. Namun belum menjadi motor yang bisa digunakan untuk memenangkan kejuaraan dunia. Yang lain mungkin mengalami lebih banyak masalah di sesi pertama, tetapi setelah itu mereka masih memiliki beberapa waktu untuk meningkat. Sementara saya mungkin sudah berada di 105 persen, tapi kemudian mengalami kesulitan untuk menjadi lebih baik. Sebenarnya kami juga telah menunjukkan, bahwa kami dapat mempertahankan level yang sama pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu dan tetap masuk 6 atau 7 besar,” tegas kakak Pol Espargaro (Repsol Honda).

1 COMMENT

Leave a Reply