Honda Mulai Jualan All New HR-V… di Jepang

0
(Carscoops)

RiderTua.com – Setelah resmi dikenalkan pada bulan Maret lalu, akhirnya Honda bisa berjualan All New HR-V. Walau baru dihadirkan di Jepang, tapi ini menjadi awal dari debut perdana mobil SUV tersebut di pasar global. Harga jual All New Honda HR-V juga sudah diumumkan. Ternyata banderolnya masih lumayan terjangkau, meski dengan banyaknya peningkatan yang diberikan.

Baca juga: Honda CR-V LSE, Edisi Serba Hitam!

Harga All New Honda HR-V Sudah Diumumkan

Mobil ini sudah lama dihadirkan di pasar, namun banyak orang yang berharap HR-V bisa mendapat penyegaran, atau setidaknya perombakan total. Sepertinya Honda sudah menyadari itu dan menyiapkan model generasi terbaru dari salah satu ‘R-V’ series ini. Tapi seperti biasa, Jepang yang lebih dulu mendapatkannya sebelum nantinya bisa dirilis di luar negeri.

HR-V generasi terbaru tampil dengan desain lebih keren dan sporty. Mungkin bagi sebagian orang desainnya kurang berani seperti model lawasnya, tapi ini sudah cukup untuk memberikan kesan modern. Terlebih interiornya memberikan suasanya yang berbeda jauh dari model generasi sebelumnya.

(ToysMatrix)

Hanya Rp 300 Jutaan

Tak seperti model terdahulu, HR-V alias Vezel ini sudah menghadirkan pilihan mesin hibrida, lebih tepatnya e:HEV. Mungkin nama ini sudah tak asing lagi, karena Honda sudah menerapkannya pada sejumlah produk otomotif seperti CR-V sampai skutik PCX. Dengan ini, maka lini e:HEV bertambah banyak dan bervariasi, tentu ini bisa memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen.

Harganya ternyata tak semahal yang diduga. Untuk varian terendahnya, yaitu tipe G bermesin bensin, All New HR-V dibanderol Rp 307 jutaan. Sedangkan untuk varian termahal, e:HEV Play, bisa tembus Rp 444 jutaan. Banderolnya tak berbeda jauh dengan HR-V yang dijual di Indonesia, meski masih berupa model lama.

Bicara soal model lama, kelihatannya HR-V generasi terbaru ini bakal menjadi model yang cocok untuk dijual di pasar global. Tapi untuk saat ini Honda masih menghadirkannya di Jepang terlebih dahulu, baru negara lainnya bisa menyusul.

Leave a Reply