Unemployed: Tulisan Dovizioso Menjadi Doa?

0
Unemployed: Tulisan Dovizioso Menjadi Doa?
Unemployed: Tulisan Dovizioso Menjadi Doa?

RiderTua.com – Unemployed (pengangguran) adalah tulisan yang pernah muncul di baju balap Dovizioso. Apakah mungkin menjadi doa yang akan terwujud?. Kecenderungan tim (diawali Ducati dan Suzuki) merombak skuadnya dengan pembalap muda, membuat kemungkinan Dovi mendapatkan kursi di 2022 semakin sulit. Dovi memang tidak puas dengan gaji yang ditawarkan Ducati. Tanpa mengetahui rencana selanjutnya, Dovi memutuskan untuk berhenti. Padahal dia tidak memiliki jaminan untuk menemukan tempat di MotoGP.. Dan dengan risiko cuti panjang ini berubah menjadi pensiun. Dan kalimat “Unemployed” akankah menjadi doa yang menjadi kenyataan?.

Unemployed: Tulisan Dovizioso Menjadi Doa?

Tulisan ‘unemployed’ pada setelan baju balap/ wearpack milik pembalap Ducati itu adalah salah satu topik utama musim 2020. Runner-up MotoGP tiga kali, Andrea Dovizioso menganggur setelah 8 tahun di Ducati.

Unemployed: Tulisan Dovizioso Menjadi Doa?

Setelah muncul helm ‘spesial’ punya Franco Morbidelli dan Valentino Rossi, pada hari terakhir tahun ini kita dapat melihat desain khusus (sekilas mungkin tampak tidak mencolok) tetapi masih menyentuh inti dari salah satu hal menarik dari Musim 2020. Kata ‘unemployed/pengangguran’ muncul di baju balap Andrea Dovizioso di GP Misano-2.

Sebelum dimulainya musim 2020, Ducati memutuskan untuk tak lagi menggunakan ‘DesmoDovi’. Namun manajer Dovizioso, Simone Battistella mempublikasikan hal ini saat di GP Spielberg, tak lama sebelum kemenangan pertama dan satu-satunya musim ini. Yakni pada saat tidak ada motor kompetitif yang tersedia untuk 2021.

Muncul paradoks bahwa, Dovi menyelesaikan balapan GP Emilia Romagna sebagai pemimpin kejuaraan dunia, tetapi dibiarkan tanpa pekerjaan pada tahun 2021.

Taruhan

Mengenai tulisan yang sedikit provokatif pada baju balapnya ini, Dovi memberi penjelasan. Dia berkata, “Saya terpaksa melakukannya karena saya kalah taruhan. Itu disetujui oleh teman-teman saya. Jika saya memimpin Kejuaraan Dunia setelah Misano-1, saya harus melakukannya dan ternyata seperti itu.”

“Saya sebenarnya tidak melakukannya dengan baik, tapi itu terjadi. Sudah diketahui secara umum bahwa hutang taruhan harus dibayar. Teman-teman saya yang menyuruh saya melakukannya,” katanya sambil tersenyum.

Endingnya, Dovi hanya meninggalkan Ducati di posisi ke-4 di Kejuaraan Dunia. Finis ketiga di balapan awal di Jerez dan kemenangan pertama di GP Austria, hasil yang terlalu minim untuk membuat impian meraih gelar menjadi kenyataan.

Pada 2021, juara MotoGP 15 kali itu akan mengambil cuti panjang sesuai dengan statusnya saat ini. Waktu akan memberi tahu, apakah dia akan berhasil kembali sebagai pembalap reguler di 2022.

Unemployed: Tulisan Dovizioso Menjadi Doa?

Banyak Pembalap Muda

Dengan 14 kemenangan dan 40 tempat podium di Desmosedici, Dovizioso berada di urutan kedua dalam daftar sebagai pembalap Ducati terbaik, di belakang Casey Stoner (23 kemenangan dan 42 tempat podium). Loris Capirossi mengikuti di tempat ketiga (7 kemenangan dan 23 podium).

Pembalap Moto2 yang sekarang di MotoGP dua tahun lagi akan lebih berpengalaman. Dan pembalap baru dari Moto2 yang akan naik ke MotoGP tahun depan juga bertambah dan semakin berani.. Kemungkinan Dovi untuk mendapatkan tim yang kompetitif (di tim resmi Suzuki-Yamaha-Honda-KTM) lebih sulit.

Leave a Reply