Produk Mobil Dari Nissan Disebut Kurang Penyegaran?

0
Mobil Hybrid Note e-Power

RiderTua.com – Boleh dibilang produk mobil dari Nissan memang cukup bagus akhir-akhir ini. Dari Kicks e-Power sampai Magnite, keduanya memiliki fitur mumpuni dengan harga terjangkau, serta teknologi unik yang berbeda dari model sejenisnya. Tapi entah mengapa produk mobil dari Nissan dianggap kurang fresh bagi sebagian orang. Bahkan disebut sebagai penyebab lain kenapa penjualan Nissan menurun selama tahun 2020.

Produk Mobil Dari Nissan Dianggap Kurang Fresh?

Meski baru punya dua mobil baru di Indonesia, kedua model Nissan ini sudah dianggap sebagai produk berkualitas. Seperti Kicks e-Power, yang menawarkan teknologi hibrida unik dan lain dari model sejenisnya. Kemudian Magnite yang dijual dengan harga terjangkau dan punya fitur mumpuni, meski ada yang mengeluhkan tampangnya yang mirip dengan model Datsun.

Ternyata apa yang dilakukan Nissan sebagai langkah pemulihan setelah melalui masa sulit sepanjang tahun 2019-2020 lalu. Setelah sempat terlibat dalam masalah akibat mantan CEO-nya, kondisi pasar yang menurun seakan memaksa mereka untuk melakukan restrukturisasi. Ternyata tak hanya kedua penyebab tersebut yang menjadi biang kerok penurunan penjualan Nissan.

Produk mobil dari Nissan

Harus Sering Disegarkan

Nissan mengaku kalau sebagian besar produk yang dimilikinya jarang mendapat penyegaran. Inilah kenapa banyak mobil dari merek ini yang mengalami penurunan penjualan yang tak seberapa, walau ada yang menurun drastis. Sehingga Nissan punya dua cara: tetap pertahankan model andalannya dengan facelift atau ‘disuntik mati’.

Mungkin inilah yang terjadi pada divisi Datsun, dimana merek mobil murah ini dihentikan lagi penjualannya karena tak laku di sebagian besar negara termasuk Indonesia. Sementara Nissan sudah merilis mobil baru seperti Ariya dan Terra untuk segmen SUV yang tengah berkembang pesat. Untuk memperkuat kedudukannya, mereka sudah menggandeng aliansinya, Mitsubishi.

Mungkin Nissan kapok membiarkan produknya tak disegarkan begitu saja, dan langsung melakukan berbagai ubahan. Termasuk menambah lini produknya agar semakin bervariasi dan mengisi segmen yang ada. Semoga saja apa yang dilakukannya ini bakal memulihkan kondisinya sejak ‘masalah’ tersebut dan penurunan pasar roda empat terjadi.

Leave a Reply