Mobil Klasik Hyundai Pony yang Awali Perjalanan Merek Ini

RiderTua.com – Siapa sangka kalau mobil klasik Hyundai Pony menjadi produk pertama dari merek asal Korea Selatan ini. Mungkin dari namanya terdengar agak aneh, terlebih nama ini lebih mengarah ke jenis mobil di Amerika Serikat. Mobil klasik Hyundai Pony menjadi bagian dari sejarahnya Hyundai sampai sekarang. Menjadi bukti kalau merek ini berjuang keras untuk bisa menjadi salah satu merek paling terkenal.

Baca juga: Hyundai Venue Transmisi Manual Nggak Dijual Lagi ?

Mobil Klasik Hyundai Pony Menjadi Bagian Dari Sejarahnya

Pada awal karirnya sebelum tahun 1975, Hyundai masih sebatas produsen yang merakit mobil dari Ford. Model seperti Taunus, Granada, hingga Cortina sudah diproduksi dan dijual oleh produsen tersebut hingga tahun 1975. Dan pada tahun itulah Hyundai memutuskan untuk memproduksi mobil sendiri yang bernama Pony.

Mobil bermesin dari Mitsubishi ini dikembangkan oleh Hyundai bersama dengan mantan pekerja dari Morris. Tak sampai disitu, Pony juga menggunakan suku cadang dari Ford Cortino dan desainnya dikerjakan oleh Giorgetto Giugiaro. Desainer ini sudah dikenal sebagai perancang desain mobil ikonik legendaris lainnya, seperti DMC Delorean.

Mobil klasik Hyundai Pony

Masih Kalah Saing

Dari modelnya memang terlihat kuno, tapi desain seperti ini sudah cukup keren di masanya. Meskipun demikian, nama Pony masih belum sekondang mobil model sejenisnya, seperti Ford Mustang. Terlebih Hyundai harus menghadapi berbagai tantangan demi mengenalkan Pony di pasar domestik maupun internasional.

Ternyata harga jual Pony di Korea Selatan dulu disebut terlalu mahal, bahkan sulit untuk diekspor ke Kanada sekalipun. Pony bertahan selama tujuh tahun sebagai satu-satunya mobil penumpang Hyundai sebelum Stellar diproduksi pada tahun 1982. Dari tahun ke tahun, produk Hyundai mulai bertambah banyak tapi popularitas Pony semakin menurun bahkan hampir dilupakan.

Walau begitu, sepertinya Hyundai masih tak mau jauh dari produk yang membesarkan namanya pada awal masanya. Desain klasiknya menjadi inspirasi bagi mobil listrik konsep berkode 45, meskipun modelnya belum diproduksi massal. Dari sinilah terbukti kalau Hyundai masih menghargai mobil pertamanya tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply