Xpander Dirakit CKD di Malaysia, Mitsubishi Indonesia ?

RiderTua.com – Sepertinya memang benar kalau Xpander akan dirakit CKD (completely knock down) di Malaysia. Walau belum dipastikan kapan bisa dimulai, tapi Mitsubishi mengkonfirmasi produksinya dapat dilakukan pada tahun ini juga. Xpander dirakit CKD di Malaysia dengan komponen yang masih didatangkan dari Indonesia. Jadi Mitsubishi disana hanya merakitnya menjadi mobil seutuhnya.

Baca juga: Xpander Hybrid Hadir Tahun 2023, Livina Nggak Dapat ?

Xpander Dirakit CKD di Malaysia Dengan Komponen dari Indonesia

Sejak pertama kali dirilis, Xpander dirakit dan diekspor sendiri oleh Mitsubishi di Indonesia. Tapi dengan makin banyaknya permintaan dari dalam dan luar negeri seolah membuat merek mobil tersebut agak kewalahan dalam mengurusnya. Sehingga Mitsubishi mulai mempertimbangkan untuk merakit LMPV ini di negara lain.

Vietnam menjadi negara di luar Indonesia yang merakit Xpander, walau unitnya dalam bentuk CKD yang didatangkan dari Tanah Air. Kemudian disusul Malaysia, setelah sebelumnya beredar spyshot yang menampakkan proses perakitan Xpander di salah satu pabrik Mitsubishi di Negeri Jiran. Sama seperti di Vietnam, mereka akan merakitnya secara CKD.

Xpander dirakit CKD di Malaysia

Komponen dari Indonesia

Soal perakitan Xpander di negara tetangga, Mitsubishi Indonesia sudah mengonfirmasinya. Mereka mengaku kalau ada komponen yang dikirim ke dua negara tersebut, sehingga itulah kenapa Malaysia dan Vietnam yang merakitnya secara CKD. Mengingat Indonesia masih menjadi basis produksi Xpander untuk pasar internasional.

Belum jelas berapa banyak atau jenis komponen yang dikirim ke dua negara, tapi ini sudah menjawab pertanyaan selama ini mengenai status CKD Xpander. Jadi Indonesia masih punya ‘hak istimewa’ dalam produksi mobil pesaing Toyota Avanza tersebut. Penyebaran produksi ini dilakukan agar Mitsubishi tak kerepotan dalam memenuhi permintaan di tiap negara.

Ini bisa menjadi bukti kalau Xpander masih diminati di beberapa negara di luar Indonesia. Meski persaingan di tiap negara cukup ketat, terlebih kalau di suatu negara tersebut sudah ada Avanza yang menantinya. Mitsubishi seakan masih pede dengan mobil LMPV andalannya, dan mereka ingin memperluas pasarnya hingga ke luar Benua Asia.

Be the first to comment

Leave a Reply