Toyota Hilux Laris Manis di Thailand, Beda di Indonesia ?

Spek Toyota Hilux Facelift cukup worth it?

RiderTua.com – Mungkin tak mengherankan kalau Toyota Hilux laris manis di Thailand, tapi tidak di Indonesia. Tentu saja karena mobil pikap double cabin alias d-cab menjadi model favorit konsumen disana dan bisa diandalkan sebagai mobil harian. Sementara Toyota Hilux laris manis di Thailand, penjualannya di Indonesia masih cukup bagus. Walaupun Avanza tetap menjadi mobil unggulan Toyota.

Baca juga: Penjualan Mobil Toyota Global Sudah Membaik

Toyota Hilux Laris Manis di Indonesia Masih Bagus

Sebenarnya Hilux cukup laris di dua negara, tapi konsumennya agak berbeda satu sama lain. Kalau di Indonesia lebih mengarah ke perusahaan lapangan terbuka, di Thailand malah bisa dibeli oleh semua kalangan. Toyota Astra Motor (TAM) menyebut kalau Hilux di Tanah Air kebanyakan digunakan sebagai bisnis, bukannya mobil harian.

TAM mencatat 70 persen pembeli Hilux adalah perusahaan yang bekerja di sektor bisnis, dan 30 persen diantaranya adalah perseorangan. Mobil double cabin kebanyakan dipakai sebagai mobil dinas perusahaan tambang maupun perkebunan. Tentu saja karena jenis ini cukup diandalkan dalam kondisi jalan apapun, baik on-road maupun off-road.

Toyota Hilux laris manis, beda di tiap negara
(Foto: Youtube)

Thailand dan Indonesia

Tapi kalau di Thailand lebih beda lagi, dimana mayoritas konsumennya adalah perseorangan atau pribadi, bukan perusahaan. Agaknya Negeri Gajah Putih mengikuti tren yang ada di Amerika Serikat, dimana mobil pikap menjadi andalan semua orang. Tak heran kalau angka penjualannya lumayan tinggi, bahkan lebih tinggi ketimbang di Indonesia.

Kenapa bisa berbeda? Ini karena pikap (single dan double cabin) disana digolongkan sebagai mobil biasa, sedangkan di Indonesia masih tergolong kendaraan komersial sekelas truk. Pengurusannya disebut lebih ribet dari mobil penumpang biasa, karena harus memakai plat khusus serta mengurus KIR tiap enam bulan sekali. Tentu ini merepotkan bagi pemilik yang perseorangan, sehingga konsumen lebih memilih mobil biasa.

Mungkin inilah kenapa segmentasi Hilux di Indonesia berbeda jauh dengan di Thailand dan negara lainnya. Tapi tetap saja mobil ini menjadi salah satu andalan TAM setelah Avanza dan dua LCGC-nya.

Be the first to comment

Leave a Reply