Mitsubishi Pajero Disuntik Mati, Kenapa ?

RiderTua.com – Nama Pajero tentu sudah tak asing lagi di dunia otomotif. Mobil SUV ini punya banyak turunan, dan salah satu diantaranya adalah Pajero Sport. Tapi pernah ada kabar buruk mengenai Pajero yang disuntik mati oleh Mitsubishi. Alasannya karena mobil tersebut sudah tak bisa bersaing lagi di kelasnya.

Baca juga: Mitsubishi Hadirkan Kembali Pajero Sport Rockford Fosgate !

Pajero Disuntik Mati Oleh Mitsubishi

Sebenarnya keadaan ini sudah lama diprediksi sejak lama, dimana Pajero jarang mendapat perombakan atau model all new. Terakhir Pajero disuntik mati di Jepang pada bulan Agustus tahun lalu setelah dirilisnya ‘Final Edition’. Artinya, negara di luar Jepang seperti Amerika Selatan, Australia, dan Timur Tengah masih menjualnya.

Setelah Pajero disuntik mati, Mitsubishi berencana untuk menutup pabriknya dalam waktu dekat. Pabrik ini berlokasi di prefektur Gifu, Jepang, dan diketahui hanya memproduksi Pajero saja. Mungkin ada alasan lainnya selain Pajero, seperti keadaan ekonomi yang sulit memaksa Mitsubishi untuk menutup salah satu pabriknya.

Kalah Saing

Di segmennya, Pajero sebenarnya berusia cukup tua dari model sejenisnya, meski Toyota Land Cruiser jauh lebih tua lagi. Namun keberadaan model anyar seperti Outlander PHEV dan Eclipse Cross membuat Pajero seolah tersingkir begitu saja. Memang model lebih canggih lebih banyak dilirik konsumen.

Pajero mungkin sudah tak dijual atau diproduksi lagi di Jepang, tapi toh modelnya masih ada di tiga wilayah tersebut. Apalagi model turunannya seperti Pajero Sport tetap dijual. Model ini baru mendapat penyegaran tahun lalu di Thailand, tapi untuk Indonesia masih belum.

Eclipse Cross dan Pajero Sport sepertinya yang menjadi penerusnya Pajero. Sementara model tertua lainnya, yaitu Delica dan Outlander, masih terus dipertahankan oleh Mitsubishi.

Be the first to comment

Leave a Reply