Waduh, Mitsubishi Indonesia Umumkan Recall Xpander !

RiderTua.com – Kabar mengejutkan datang dari Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), dimana mereka mengumumkan recall terhadap Xpander. Ternyata jumlah unit yang terdampak tidak sedikit, bahkan melebihi 100 ribu unit! Recall Xpander yang dilakukan oleh Mitsubishi ini disebabkan karena ada masalah pada fuel pump. Komponen tersebut harus diganti atau bisa merusak performa mesin.

Baca juga: Xpander Cross Disegarkan untuk Lawan XL7, Mitsubishi ?

Recall Xpander Karena Masalah Fuel Pump

Dari investigasi MMKSI, komponen fuel pump alias pompa bahan bakar ditemukan bermasalah. Mereka menduga kalau bagian impeller didalamnya yang dapat memuai, berubah bentuk, dan akhirnya berhenti berputar. Jika dibiarkan, maka performa mesin bisa terganggu dan sulit dinyalakan atau berhenti bekerja.

Tentu masalah ini akan merepotkan bagi mereka yang menggunakan Xpander sebagai kendaraan harian. Meskipun intensitas penggunaannya menurun selama beberapa bulan terakhir ini, karena banyak yang tinggal di rumah. Walau begitu, MMKSI berupaya untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan recall.

Ratusan Ribu Unit

Tercatat setidaknya ada 139.111 unit Xpander yang terdampak, berupa unit tahun produksi 2017 hingga 2019. Artinya, unit Xpander dari awal peluncurannya juga ikut kena.  Tapi di masa sekarang ini, bagaimana sesi perbaikannya?

Untungnya MMKSI punya cara alternatif lain, yaitu melakukan perbaikan di rumah pemilik mobil, dengan mengandalkan layanan home service. Kalau masih bisa, pemilik dapat mendatangi dealer terdekat untuk melakukan perbaikan komponen. ID fuel pump yang masuk dalam daftar recall akan diganti dengan yang baru, dan pemilik tak perlu mengeluarkan biaya.

Mungkin terdengar tidak asing, ya? Memang, karena sebelumnya produsen lain, yaitu Honda, menarik sejumlah besar unit mobilnya yang punya hal serupa di Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Dari model Jazz, HR-V, BR-V, Accord, City, hingga Civic ditemukan bermasalah pada fuel pump-nya.

Be the first to comment

Leave a Reply