Trik Marc Marquez Bantu Perpanjang Kontrak Adiknya Gagal, Alberto Puig Tegas pada Alex!

Alberto Puig- Alex Marquez

RiderTua.com – Di tim Repsol Honda kita akan diberi kesempatan untuk menyaksikan momen bersejarah di MotoGP: Dua bersaudara menjadi rekan dalam satu tim, mengenakan warna yang persis sama. Namun, levelnya tidak akan sama. Alex yang baru dipromosikan dari Moto2 menjadi rekan Juara Dunia delapan kali yang telah mendominasi kels MotoGP sejak 2013. Alex hanya memiliki kontrak satu tahun, sementara Marquez 4 kali lipat!.. Bahkan Alberto Puig memperingatkan Alex Marquez harus tampil meyakinkan agar diperpanjang kontraknya.. Trik Marc Marquez bantu perpanjang kontrak adiknya gagal, Alberto Puig tegas pada Alex!

Trik Marc Marquez Bantu Perpanjang Kontrak Adiknya Gagal, Alberto Puig Tegas pada Alex!

Musim 2020 kemungkinan besar akan dimulai pada 19 Juli di Jerez dan akan berlanjut hingga November. Sebuah kondisi yang mengkhawatirkan bagi seorang pembalap pemula dengan kontrak hanya satu tahun. Inilah yang terjadi dengan Alex Marquez. Harus sempurna tanpa kesalahan agar kontraknya tetap di perpanjang..

Ide Marquez Tentang Kontrak yang Dibekukan

Untuk mengurangi tekanan, Marc Marquez mengajukan ide pasar transfer yang dibekukan mengingat keadaan luar biasa saat ini. Karena untuk pengembangan mesin dan aerodinamis juga dibekukan lebih lama. Dengan demikian pembaruan kontrak Alex Marquez untuk musim 2021 menjadi “auto-panjang”.

Tetapi Alberto Puig, manajer tim, tampaknya mengabaikan ide Marquez: “Kami memberinya (Alex) kesempatan karena kami pikir itu adil. Itu tidak akan mudah awalnya, meskipun secara mengejutkan bagus di Malaysia, ” kata Alberto Puig dalam tes Sepang.

Saat itu Alex berada di urutan ke-18, tetapi hanya kalah 0,693 detik dari pembalap Yamaha, Fabio Quartararo. Namun dalam tes Qatar, selisihnya meningkat menjadi 1,661 detik, Alex adalah rider MotoGP paling belakang (Bradley Smith tes rider Aprilia).

Peringatan Keras dari Puig!

Puig juga memperingatkan Alex dengan keras, “Saya tidak mengatakan itu akan mudah. ​​Tetapi itu akan mulai setidaknya sampai pada titik di mana ia akan merasa jauh lebih nyaman dengan motornya. Kemudian dia harus mengembangkan potensinya dan bertarung di setiap balapan seolah-olah itu adalah hari terakhir dalam hidupnya.

“Setiap hari seperti hari terakhir, kamu harus bertarung seperti orang gila. Ini juga akan menjadi masalahnya. Dia memiliki kontrak satu tahun. Sekarang kita harus menunggu untuk kembali ke trek untuk melihat apa yang dia bisa melakukan, ” kata Puig dengan nada tegas…

Namun Puig cukup yakin jika Honda memberinya motor yang bagus, dia akan lebih baik, kata manajer tim Repsol Honda pada MotoGP.com..

Be the first to comment

Leave a Reply