Mencegah Terjadinya PHK di Industri Otomotif Ditengah Pandemi

(Foto: Viva)

RiderTua.com – Mobil – Dalam keadaan seperti sekarang ini, produsen mobil berusaha untuk mencari cara agar bisa bertahan. Namun jika kondisinya memburuk, maka pekerjanya yang terancam jika tak mendapat bayaran. Bahkan PHK menjadi ancaman bagi pekerja. Sehingga mereka mencegah terjadinya PHK di industri otomotif ditengah pandemi.

(Foto: Otomotif-Tempo.co)
Baca juga: Mobil Listrik Honda Dapat Penghargaan dari Red Dot

Mencegah Terjadinya PHK di Industri Otomotif Ditengah Pandemi

Mereka tak lain adalah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Gaikindo. Dilansir otosia.com (12/04/2020), mereka mengetahui dampak pandemi untuk industri otomotif bisa berujung pada PHK. Artinya, akan makin banyak pekerja yang terancam kehilangan pekerjaannya karena ini.

Tentu Kemenperin dan Gaikindo tak boleh membiarkan itu terjadi. Kemenperin berusaha untuk membuat industri otomotif tetap memenuhi hak pekerjanya. Walau beberapa pabrikan ada yang memberlakukan ‘work from home’ (WFH), tapi tetap harus dilakukan.

Mereka akan terus melakukan koordinasi dengan para produsen untuk mencegah PHK terjadi. Ada cara yang dilakukan, seperti tetap memberi THR kepada semua karyawannya. Ataupun seperti yang dijelaskan sebelumnya, menerapkan WFH.

(Foto: Carvaganza.com)

Kemenperin dan Gaikindo tahu kalau dampak PHK bagi dunia otomotif akan sangat ‘mengerikan’. Mereka yang diputus dari kontrak kerjanya mungkin tak bisa mencari cara untuk bertahan ditengah pandemi ini. Tentu dampaknya akan lebih buruk lagi jika kondisinya berlangsung dalam waktu lama.

Pemerintah sudah melakukan segala cara agar itu tidak terjadi, atau setidaknya mencegah agar tak semakin memburuk. Meski ada beberapa yang menutup produksinya untuk sementara waktu, ada juga yang masih beroperasi. Walau jadwalnya tak sepadat tahun lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply