Rencana Besar Lorenzo Setelah Pensiun: Menjadi Tes Rider, Superbike atau Kembali ke MotoGP Lagi?

RiderTua.com – Sehari setelah pengumuman resmi pensiunnya, Jorge Lorenzo menjadi pusat perhatian media. Akan kemana setelah tidak menjadi pembalap profesional lagi. Sebelumnya, Max Biaggi sebagai sahabat baiknya sering mendengar keinginan Lorenzo untuk pensiun: “Jorge berulang kali mengatakan kepada saya tentang kemungkinan pensiun pada akhir musim ini. Tetapi seperti yang sering terjadi, kami hanya menyadari ketika hal-hal itu terjadi”. Rencana Besar Lorenzo setelah pensiun: Menjadi Tes Rider, Superbike atau kembali ke MotoGP lagi?

Rencana Besar Lorenzo Setelah Pensiun: Menjadi Tes Rider, Superbike atau Kembali ke MotoGP Lagi?

Keputusan untuk menarik diri dari MotoGP Lorenzo memiliki kemungkinan 95% ireversibilitas (pasti), namun banyak yang berharap bahwa 5% sisanya dia akan berubah pikiran. Tetapi Jorge adalah orang yang telah terbiasa memberi kita kejutan di beberapa tahun terakhir. “Sejujurnya, kupikir itu keputusan terakhir,” katanya kepada media Marca.

Kembali ke MotoGP Lagi?

Menurutnya sesuatu yang belum pernah dia lakukan sejauh ini, dia akan sangat menikmati kesenangan lain dalam hidupnya. Lorenzo memastikan dirinya tidak akan kembali membalap, namun dia buru-buru menambahkan “Tetapi Anda tidak pernah tahu ( Jika tetiba ingin balik ke MotoGP) “. Namun yang pasti jika kembali mungkin tidak akan ke Honda lagi.. hehe..

Menjadi Tes Rider?

Rencana Lorenzo, setelah liburan musim dingin akan berkunjung ke beberapa lokasi di daerah tropis, dan menurutnya sekarang saatnya merencanakan masa depan. Tidak termasuk kemungkinan menjadi pembalap uji ( Tes Rider, seperti Dani Pedrosa). “Ketika Anda mencapai posisi puncak, menang di MotoGP, tidak ada banyak lagi yang harus dilakukan”. Lorenzo adalah juara dunia 5 kali, mungkin dia akan menolak jika hanya menjadi pembalap uji…

Turun Kelas ke Superbike?

Jorge Lorenzo juga menolak hipotesis turun kelas ke kejuaraan dunia WSBK ( Superbike). “Menang di Superbike, dengan pengorbanan, jam pelatihan, tekanan dan risiko yang mengikutinya, menjadi juara dunia Superbike tidak memotivasi saya. Saya bahkan tidak memikirkannya”.

Rencana Besar?

Lorenzo ingin selalu dikenang bukan sebagai pembalap cepat saja, tetapi sebagai juara. Pembalap yang agresif, pekerja keras, ulet, mampu menutupi rasa malunya dengan karakter lembut namun agresif ( saat di Yamaha) . Dia bukan orang yang mampu menerima kekalahan. Karena alasan ini, masih belum ada kabar tentang masa depan. Tetapi satu hal yang pasti: “Saya selalu menjadi orang yang ambisius, berusaha untuk berpikir besar dan saya ingin melakukan sesuatu yang hebat”. tutup Lorenzo..

Pernyataan Lorenzo yang terakhir membuat kita bertanya rencana besar apa yang akan dilakukan pembalap Spanyol itu?.. Membuat tim balap seperti Max Biaggi atau menjadi pelatih balap tim?.. Itupun masih terlalu muda bagi Jorge (32 tahun)..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Kabar Buruk: Johann Zarco Harus ‘Adu Otot’ dengan Alex Marquez Berebut Kursi Honda 2020!
  2. Hasil FP2 MotoGP Valencia: Quartararo Tercepat Lagi, Zarco 10 Besar, Rossi?
  3. Bos Tim Honda Tangisi Kepergian Lorenzo: “Aku Merasa Bersalah !”….
  4. Valentino Rossi, Alien Terakhir yang Tersisa di MotoGP Setelah Lorenzo Pensiun!
  5. ThankYouJorge: Rossi Sebut Lorenzo Rival Terbesarnya, Marquez Terkejut!

Be the first to comment

Leave a Reply