Proses Recall Airbag Mobil Honda di Indonesia Terus Berjalan

RiderTua.com – Mobil – Hingga kini Honda Prospect Motor (HPM) terus melakukan recall inflator airbag Takata di Indonesia. Unit yang terlibat juga cukup banyak. Bahkan ada lebih dari 500 ribu komponen yang harus diganti. Proses recall airbag mobil Honda di Indonesia terus berjalan.

Baca juga: Honda Freed Facelift Bergaya Crossover Sudah Meluncur

Proses Recall Airbag Mobil Honda di Indonesia Terus Berjalan

Hingga bulan September lalu, HPM sudah mengganti 362.854 komponen inflator airbag Takata. Tapi ini baru 60 persen dari total yang di-recall. Total yang harus diganti yaitu sebesar 606.726 komponen.

Dilansir dari detik.com (22/10/2019), inflator airbag Takata menjadi permasalahan besar di dunia otomotif global. Karena ditemukan ada kecacatan komponen yang menyebabkan airbag mengembang berlebihan.

Tak hanya Honda yang terdampak, tetapi juga perusahaan otomotif besar seperti Toyota hingga Ferrari ikut kena. Total ada sekitar jutaan unit mobil yang harus diperbaiki. Bahkan perusahaan Takata hampir bangkrut akibat dari recall berskala global tersebut.

A deployed Takata manufactured airbag is seen on the driver’s side of a 2007 Dodge Charger vehicle at a recycled auto parts lot in Detroit, Michigan May 20, 2015. Japanese air bag manufacturer Takata Corp is doubling a recall of potentially deadly air bags to nearly 34 million vehicles, making it the largest automotive recall in American history, U.S. safety regulators said on Tuesday. REUTERS/Rebecca Cook

Recall mobil Honda di Indonesia melibatkan beberapa model mobil. Seperti Civic 2001-2011, Stream 2002-2006, CR-V 2002-2012, Accord 2003-2013, City 2004-2013, Jazz 2004-2014, Odyssey 2004-2008, Freed 2009-2015, dan Brio 2013-2014.

HPM sudah mengirim pemberitahuan kepada pemilik mobil yang kendaraannya kena recall. Jika ada yang belum melakukan perbaikan dan mobilnya masuk dalam daftar, maka diharapkan bisa secepatnya diperbaiki. Pemilik tidak akan dipungut biaya apapun alias gratis.

Be the first to comment

Leave a Reply