RiderTua.com – Davide Tardozzi tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya, setelah tim pabrikan Ducati akhirnya menang juga dalam grand prix berkat kemenangan Marc Marquez di MotoGP Hungaria hari Minggu lalu. Yup, ini merupakan kemenangan pertama mereka musim ini.
Sakti tenan! Marquez mendominasi balapan akhir pekan di Balaton Park hanya berselang 5 hari setelah upaya comebacknya di Mugello pasca operasi. Juara dunia 9 kali itu menang dengan gap 1,343 detik atas Pedro Acosta (KTM). Ini merupakan kemenangan Grand Prix ke-100 Marquez di Kejuaraan Dunia Balap Motor, yang juga menandai kemenangan Grand Prix ke-100 Ducati di kelas utama.
Davide Tardozzi: Marc Marquez Menang Karena Kekuatan Mentalnya

Berkat kesuksesan Ducati merayakan podium ganda di Hungaria, The Reds memperkecil selisih poin menjadi 13 poin dari Aprilia di klasemen pabrikan. “Akhir pekan ini sangat penting. Kami mampu mengejar ketertinggalan dan kami juga tahu bahwa lawan kami sangat kuat. Mereka (Aprilia) mengalami banyak nasib buruk pada hari Minggu,” ujar Davide Tardozzi..
Manajer tim Ducati Lenovo itu melanjutkan, “Saya sangat prihatin pada Marco Bezzecchi, Diggia, dan yang lainnya. Kami memang mencetak poin, tetapi kami tahu para pembalap ini seharusnya bertarung untuk podium. Bagaimanapun, itulah balapan. Kami sedikit kurang beruntung di awal musim, tetapi apa pun bisa terjadi dalam 44 balapan.”
Apakah penampilan Marc Marquez di Hungaria mengejutkan Tardozzi, mengingat dia terlihat masih kesulitan selama beberapa minggu terakhir? “Ya, tentu saja! Tapi sebenarnya saya tidak terlalu heran, saya masih kaget. Itulah Marc Marquez! Dia tahu dengan sangat baik batas kemampuannya di saat-saat krusial. Terlepas dari apa yang dia tunjukkan akhir pekan ini dengan pole position dan dua kemenangan, dia belum pulih 100 persen,” jawab mantan pembalap Superbike itu.

Tardozzi menambahkan, “Kita harus terus bekerja agar performanya semakin meningkat di setiap balapan. Dia masih dalam masa pemulihan dari cederanya, tetapi dia adalah seorang juara dan mampu menampilkan performa seperti ini setiap akhir pekan. Dia menang terutama karena kekuatan mentalnya. Target utama kami tetap memastikan dia pulih sepenuhnya dari cederanya dan itu akan memakan waktu 1 bulan lagi, atau mungkin bahkan 2 bulan.”
Saat di Balaton Park, Marc Marquez menegaskan bahwa sejauh ini dia masih optimis bahwa dia mengendarai motor terbaik dan berada di tim terbaik. “Terima kasih, Marc! Kami yakin bahwa selama bertahun-tahun kami memiliki motor yang sangat kompetitif. Namun kami harus mengakui bahwa rival kami yang saat ini memimpin klasemen sedang melakukan pekerjaan yang luar biasa. Saat ini, kami berada di level yang sama. Saya rasa di beberapa trek mendatang mereka akan unggul, sementara di trek lain gantian kami yang unggul,” jawab Tardozzi.

Apakah Tardozzi terkejut dengan performa kuat Aprilia di awal musim 2026? “Jujur, ya. Karena setelah tes Sepang, saya sangat yakin bahwa ini akan menjadi tahun yang baik bagi kami dan bukan justru menjadi mimpi buruk seperti beberapa balapan pertama. Kita harus memberi selamat kepada mereka, karena mereka telah membuat langkah besar antara Sepang dan Thailand,” ujarnya.
Tardozzi melanjutkan, “Kami harus terus bekerja keras dan Gigi Dall’Igna dengan para insinyur kami melakukan pekerjaan yang baik. Saya rasa kami mampu memangkas jarak, tetapi belum sejauh yang seharusnya. Tetapi dengan para pembalap kami, kami bisa sedikit mendekat lagi.”

Usai menang di Hungaria, Marc Marquez naik ke peringkat 5 dalam klasemen sementara rekan setimnya Pecco Bagnaia yang finis ke-3 di grand prix hari Minggu di Balaton Park masih bercokol di peringkat 7.
Kalau Marc menang karena mentalnya, yang lain kalah mental dong..?? 🤭
Davide Tardozzi: Marc Marquez Menang Karena Kekuatan Mentalnya






