Mantan CEO Fiat Chrysler Sergio Marchionne Meninggal Dunia



FILE PHOTO: Sergio Marchionne, CEO, Fiat Chrysler Automobiles, speaks with journalists at the North American International Auto Show in Detroit, Michigan, U.S., January 15, 2018. REUTERS/Rebecca Cook/File photo

RiderTua mobil – Dunia otomotif sedang berduka setelah kehilangan salah satu legenda di dunia otomotif. Dia adalah Sergio Marchionne yang meninggal dunia pada hari Rabu kemarin di rumah sakit di Zurich, Swiss. Ia meninggal di usia 66 tahun setelah mengalami komplikasi penyakit. Mantan CEO Fiat Chrysler Sergio Marchionne meninggal dunia.

Baca juga: Rumor Hubungan Ronaldo dan Karyawan FIAT, Weladalah !

Nasib Fiat yang Kurang Beruntung

Kabar ini disampaikan oleh Chairman FCA (Fiat Chrysler Automobiles), John Elkann. Awalnya Sergio harus menjalani operasi pada bahunya. Namun pasca operasi itu kondisinya terus memburuk karena menderita berbagai komplikasi penyakit sehingga menyebabkan kesehatannya terus menurun sebelum akhirnya meninggal.

Sergio meninggal setelah beberapa hari mundur dari jabatannya sebagai CEO FCA dan Ferrari. Keputusan  untuk mundur diambil karena kondisinya yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjabat. Apalagi dia sudah menjadi CEO selama 14 tahun sejak tahun 2004.

Sergio Marchionne lahir di Italia pada tahun 1952. Salah satu aksi yang paling terkenal yaitu saat ia berusaha menyelamatkan Fiat Group dan mendirikan aliansi Chrysler. Karena usahanya ini ia diangkat menjadi anggota independen dari Dewan Direksi Fiat pada tahun 2003. Setahun kemudian ia menjabat sebagai CEO Fiat.

Pada tahun 2009 sebagai CEO Chrysler, Sergio harus menghadapi berbagai kesulitan yang dihadapi. Saat itu perusahaan asal Amerika Serikat ini harus mencari perlindungan dari ancaman kebangkrutan. Di masa itu Fiat Group memiliki 20 persen saham Chrysler, lalu dua tahun kemudian meningkat menjadi 53,5 persen. Lalu kedua perusahaan ini bergabung di tahun 2014 dan masih dipimpin Marchionne.

Sejak saat itu, nasibnya ternyata kurang mujur. Meskipun dikenal sebagai perusahaan paling tenar di Negeri Paman Sam, nyatanya banyak rumor negatif tentang perusahaan ini. Entah bagaimana nasib FCA nanti setelah ditinggal Bos yang sangat loyal ini.

Be the first to comment

Leave a Reply