Dollar ‘Ngamuk’, Kia Harus Tahan Harga Mobilnya

(Foto: Liputan6.com)

RiderTua mobil – Saat ini dollar sedang mengalami kenaikan di pasar dunia. Akibatnya nilai mata uang rupiah ikut terpengaruh dan berdampak pada harga produk impor. Tak hanya itu saja, harga mobil juga mau tak mau harus dinaikkan. Dollar ‘ngamuk’, Kia harus tahan harga mobilnya.

Baca juga: Kia Indonesia Luncurkan Grand Sedona Diesel

Belum Naikkan Harga dari Awal Tahun

Memang tidak banyak yang melakukan penaikkan harga mobil. Wuling misalnya, karena mata uang yang dipakai untuk operasional  adalah yuan, maka produsen asal Negeri Panda ini tidak perlu mengkhawatirkan soal itu. Sementara yang lainnya harus mencari cara agar harganya tetap kompetitif di pasaran.

Namun apa yang dilakukan oleh Kia Indonesia justru sebaliknya. Produsen asal Korea Selatan ini justru harus berusaha keras agar menahan harga mobilnya bahkan ketika dollar sedang ‘mengamuk’. Meski sebenarnya semua mobil yang dijual merupakan CBU dikirim dari kampung halamannya Korea Selatan.

Ternyata Kia Indonesia sudah menahan harga jual mobilnya dari awal tahun 2018. Cara ini sama seperti yang dilakukan pada tahun lalu. Kia Indonesia berinisiatif untuk melakukannya agar harga jual mobilnya tetap kompetitif di pasar otomotif Indonesia.

Meskipun begitu, entah sampai kapan Kia Indonesia harus tetap menahan harga mobilnya. Kia mesti melihat terlebih dahulu kondisi peta persaingan penjualan. Barulah setelah kondisinya normal seperti semula, Kia tak perlu repot-repot tahan harga lagi.

Be the first to comment

Leave a Reply