Nasib Sedan di Indonesia Belum Menjanjikan



hyundai motors
hyundai motors

RiderTua mobil – Popularitas mobil sedan di Indonesia tidaklah sebagus mobil lainnya. Karena selain tidak praktis untuk membawa banyak penumpang dan barang bawaan, harganya juga dipandang terlampau mahal. Harga sedan memang disetarakan dengan pajak barang mewah sehingga tak banyak yang memilikinya. Nasib sedan di Indonesia belum menjanjikan.

Baca juga: Honda Tak Akan Fokus ke Sedan Sampai Pajaknya Direvisi

Antara Sedan dengan MPV dan SUV

Melihat segmen sedan seperti ‘dikucilkan’ dari pasar, maka pemerintah berupaya untuk menurunkan pajaknya agar bisa setara dengan mobil lainnya. Dengan begitu diharapkan ini bisa mendongkrak penjualan sedan. Akhir-akhir ini penjualannya tidak lebih dari seribu unit per bulannya.

Dengan minimnya permintaan dari pasar otomotif Indonesia, maka produsen mobil harus bisa mengatur penjualannya agar tidak anjlok. Salah satu produsen yang menyadari akan hal itu adalah Hyundai. Mereka tahu kalau sedan akan diturunkan pajaknya agar bisa laku lagi. Namun Hyundai belum yakin kalau hal itu akan membantu penjualannya.

Hyundai melihat mobil berjenis MPV dan SUV saat ini paling banyak dicari konsumen daripada sedan. Sudah jelas kalau MPV dan SUV dianggap cocok bagi masyarakat Indonesia karena memiliki kapasitas bagasi dan kabin lebih luas, termasuk mobilnya sesuai dengan kondisi jalanan di Tanah Air. Oleh karena itulah Hyundai urung untuk menomor satukan segmen sedan.

Hal sebaliknya di luar negeri, dimana sedan dan SUV paling laris daripada MPV. Memang karena kontur jalannya berbeda dengan yang ada di Indonesia. Tetapi entah apakah pemerintah jadi untuk menurunkan pajak sedan atau tidak. Karena tak ada kejelasannya hingga saat ini.

Be the first to comment

Leave a Reply