Dolar Amerika Tembus Hampir Rp 14 Ribu, Bagaimana Dunia Otomotif ?

Ilustrasi-nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar
(Foto: ekonomi Kompas) Ilustrasi-nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar

RiderTua Auto – Pagi ini lantai Bursa Efek sedikit ramai. Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika melemah. Yaitu di angka Rp 13.930 per dolar AS, yah hampir tembus Rp 14.000. Akankah hal ini akan membawa dampak pada dunia otomotif ? Dolar Amerika tembus hampir Rp 14 Ribu, bagaimana dunia otomotif ?

Baca juga: Harga Xpander Bakal Naik Lagi Bulan Depan

Dolar Naik Harga Naik

Ada yang ketar-ketir dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Kenapa ?Karena, jika nilai dolar menguat maka jumlah rupiah yang harus dikeluarkan akan semakin banyak alias mahal tapi harga dalam satuan dolarnya tetap sama.

Hal ini kemudian memicunya kenaikan barang dan jasa hampir di semua sektor. Terutama barang atau jasa yang nilainya dihitung pakai dolar. Dampak dari depresiasi rupiah ini sudah muncul di beberapa sektor yang bahan dasarnya berasal dari impor.

Bagaimana dengan dunia otomotif ? Akankah juga akan berpengaruh terhadap harga jual mobil atau motor yang dilempar ke pasaran ?

Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive GM PT. TAM (Toyota Astra Motor) mengatakan

“Nggak bakal naik (harga mobil) kalau cuma 3-6 bulan (tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS). Mudah-mudahan kondisinya membaik”

Untuk dunia otomotif, menurut hemat saya. Yang sudah mempunyai pabriknya di Indonesia dan mempunyai kandungan lokalnya lebih banyak daripada impor maka bisa sedikit lega. Yang jadi masalah adalah mobil atau motor yang diimpor baik dalam kondisi CBU (utuh) atau CKD (terurai) pasti sebentar lagi harganya juga akan mengalami penyesuaian alias naik. Tapi itu pun jika tren pelemahan rupiah terhadap dolar ini terus terjadi hingga 3-6 bulan kedepan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*