RiderTua.com – Saat ini yang namanya mobil listrik tentu sudah terbayang oleh banyak orang sebagai mobil ramah lingkungan. Karena hampir tidak mengeluarkan gas karbon yang bisa merusak lapisan ozon. Dan merupakan penyebab utama terjadinya efek rumah kaca sehingga muncul pemanasan global. Sudah banyak produsen mobil berlomba-lomba menciptakan mobil listrik terbaik. Ada mobil listrik fenomenal asal China. Inilah mobil listrik hasil cetak 3D dari China.
Baca juga: Inikah Tipe Mobil Listrik yang Cocok untuk Indonesia?
Murah Hanya Rp 130 Juta
Tetapi walau sudah dibuat semurah apapun mobil listrik tetaplah mahal. Agak sulit memang membuat mobil listrik agar bisa dijangkau ke semua lapisan masyarakat. Namun nyatanya harga murah mobil listrik seperti masih angan-angan saja di beberapa negara termasuk Indonesia.
Hal ini karena belum disahkannya regulasi yang mengatur kendaraan listrik sekaligus harga jualnya. Bahkan yang sudah mendapat insensif saja produsen mobil masih kesulitan menurunkan harga mobil listriknya.
Kemungkinan dari sulitnya penurunan harga mobil listrik dikarenakan bahan baku pembuatan bodi mobilnya yang memakan biaya cukup besar. Itupun belum termasuk mesin dan segala jenis fitur yang akan dirakit maka pembuatannya cukup lama dan membutuhkan biaya produksi yang mahal.
Inilah yang membuat sebuah perusahaan di China bernama Chinese Polymaker berinisiatif untuk menciptakan inovasi terbaru dalam memangkas biaya produksi dan harga jual mobil listrik dengan cetak 3D.
Mungkin tidak salah mendengarnya, tetapi cetak 3D selalu dikaitkan dengan seniman atau ahli teknologi. Tetapi perusahaan yang bekerjasama dengan produsen mobil X Electrical Vehicle Limited (XEV) berhasil membuat sebuah mobil listrik hasil cetak 3D yang dibanderol hanya Rp 130 jutaan. Bodi mobil ini dibuat selama 3 hari saja, sementara sasis dan jok disuplai dari pemasok otomotif biasa.
Suku cadang yang dipakai hanya berjumlah 57 buah saja. Jelas ini sangat sedikit jika dibandingkan dengan mobil listrik biasa yang mencapai 2 ribu suku cadang. Mobil konsep ini diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 150 km dengan kecepatan maksimal 70 km/jam. Mobil ini sudah dipesan oleh layanan pos Italia dan lainnya sebanyak 7 ribu unit. Mungkin ada yang tertarik mau membelinya?
Tanggapan Chinese Polymaker
Luo Xiaofan selaku CEO Chinese Polymaker mengatakan
“XEV adalah pencetakan 3D pertama yang benar-benar nyata. Memang banyak perusahaan yang menggunakan pencetakan 3D untuk produksi, tapi tidak ada yang bisa dibandingkan dengan XEV dalam hal ukuran, skala dan intensitas”






