[Trending] Suzuki Patenkan Hayabusa Versi Transmisi Semi Otomatis, Mirip Motor Bebek !




Dalam dunia per motoran kita kenal berbagai sistim perpindahan gigi. Ada yang model sport atau sering kita sebut dengan transmisi manual. Dimana untuk memindahkan tenaga dari putaran mesin ke penyalur tenaga memakai alat kopling dengan cara kerja mekanis ( tuas/handle). Kemudian ada yang full otomatis seperti skutik tinggal gas pol rem pol saja. Kemudian yang terakhir ada gabungan keduanya yaitu semi otomatis yaitu untuk pindah gigi harus tekan tuas gigi namun tanpa tarik kopling ( clutch). Bisa kita jumpai pada motor bebek atau underbone. Dalam perkembangannya ketiga macam transmisi tadi mengalami penyempurnaan bahkan memakai teknologi tinggi. Seperti pada motor MotoGP sport yang bisa juga dibilang semi otomatis. Nah baru-baru ini Suzuki patenkan Hayabusa versi Transmisi Semi Otomatis.

clutch actuator (#41) dan shift actuator (#42)

Seperti dilansir motorcycle.com, Suzuki mengajukan paten untuk sistem transmisi semi otomatis yang akan disematkan pada next Hayabusa. Paten tadi diajukan ke tiga negara sekaligus yaitu di Jepang, A.S. dan Jerman.

Dua Aktuator

Konsep dari transmisi semi otomatis adalah penggunaan aktuator untuk mengendalikan kopling dan perpindahan roda gigi, dengan menggunakan pedal kaki (seperti model biasa). Hasilnya adalah transmisi semi otomatis( mungkin sebagai gambaran adalah bisa kita rasakan pada motor bebek) , dan mereka sebut dengan automated manual transmission (AMT). Paten ini difokuskan pada posisi aktuator dengan memanfaatkan ruang kosong dan bisa didinginkan oleh hembusan udara artinya alat ini terlihat jelas diluar. Saat proses perpindahan gigi dengan kaki pedal bergeser mengirimkan sinyal ke ECU untuk memulai perubahan gigi.

Bagaimana dengan feeling perpindahan gigi misalnya pengendara yang tekan tuas giginya ada yang lembut keras bahkan kasar? Sudah merancang alat yang bekerja berdasarkan Tactile yaitu keras lunak akan bisa disama ratakan. Dan mungkin ini kunci kemudahan perpindahan gigi.

Model baru ini diperkirakan akan rilis pada tahun 2019, kubikasi berubah menjadi 1440cc dengan penambahan turbocharger. Hal ini masuk akal jika dia ingin menempel ketat Kawasaki Ninja ZX-14R. Dengan transmisi semi otomatis plus turbo, diharapkan akan menjadikan motor performa tinggi namun efisien bahan bakar di kelasnya. Sebagai info tambahan saja model Hayabusa saat ini tidak lagi diizinkan dijual di Eropa mulai 31 Desember 2018. Itu artinya Suzuki pasti akan membuat varian terbarukan sebagai model tahun 2019.

Apakah ini penemuan baru? sepertinya konsepnya memang baru dan punya Suzuki ini lebih efisien dimensi dan beratnya dibandingkan kopling milik Honda DCT (Dual Clutch Transmission)..

Suzuki Hayabusa 2018
Suzuki Hayabusa 2018



1 Comment

Leave a Reply