Di India Mobil Harus Punya Fitur ‘Pengingat’, Buat Apa?

Di India Mobil Harus Punya Fitur 'Pengingat', Buat Apa?
Di India Mobil Harus Punya Fitur ‘Pengingat’, Buat Apa?

Indonesia termasuk negara dengan angka kecelakaan yang lumayan tinggi. Selain karena human error yaitu kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan seperti rem blong juga menjadi faktor utama. Apalagi kebiasaan masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Seperti tidak memakai sabuk pengaman atau ngebut diatas batas kecepatan.

Ternyata tak hanya terjadi di Indonesia. Di India, banyak terjadi kecelakaan, dan 60 persen kecelakaan yang terjadi di sana berakibat fatal. Oleh karena itulah pemerintah India berinisiatif untuk mewajibkan fitur pengingat kecepatan, pengingat penggunaan sabuk pengaman dan airbag untuk semua jenis mobil tanpa kecuali.

Beberapa mobil yang dijual di India memang tidak memiliki fitur airbag. Ditambah dengan pengemudinya yang hobi ngebut-ngebutan dan kebanyakan selalu berakhir dengan kecelakaan.

Cara kerja fitur pengingat kecepatan yaitu, ketika pengemudi mengendarai mobilnya melebihi 80 km/jam, maka pengingat akan membunyikan tanda peringatan. Begitu seterusnya hingga melebihi 100 km/jam, suaranya akan bertambah keras. Demikian juga jika pengemudi dan penumpangnya tidak mengenakan sabuk pengaman maka fitur pengingat itu akan berbunyi.

Pemerintah India akan memulai regulasi baru ini mulai 1 Juli 2019. Meski masih lama, namun setidaknya ini merupakan peringatan bagi produsen yang memasarkan produknya ke India.

Kalau pemerintah Indonesia juga menerapkan aturan ini, bisa dipastikan angka kecelakaan juga akan menurun.

1 Comment

Leave a Reply