Home Otomotif Kendaraan Listrik Membahana Perusahaan Minyak Merana

    Kendaraan Listrik Membahana Perusahaan Minyak Merana

    Mobil BBM Bakal 'Punah' di Tahun 2050
    Kendaraan Listrik Membahana Perusahaan Minyak Merana
    Kendaraan Listrik Membahana Perusahaan Minyak Merana

    Industri kendaraan listrik (EV) memang sangat menjanjikan, karena dukungan dari pemerintah yang sangat besar dalam menciptakan lingkungan bersih bebas polusi. Sehingga banyak produsen mobil berlomba-lomba membuat kendaraan listrik terbaik, dengan harapan dapat menarik minat masyarakat.

    Namun terlepas dari hingar bingar kendaraan listrik, permintaan bahan bakar minyak (BBM) dipastikan akan menurun seiring berjalannya waktu, karena masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik. Ditambah dengan adanya aturan larangan beredarnya mobil bensin dan diesel di beberapa negara, sampai memberlakukan aturan emisi kendaraan.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Implementasi EV dan efisiensi konsumsi BBM akan berdampak pada penurunan penjualan minyak, bisa-bisa perusahaan minyak akan terancam kehilangan permintaan 3,5 juta barel per hari. Memang saat ini masyarakat menginginkan mobil yang tidak boros bensin, namun karena harga minyak yang terus menurun, masyarakat kini mulai melirik kendaraan SUV yang memiliki konsumsi bensin yang boros.

    Selain masalah yang dihadapi perusahan minyak, sebenarnya produsen mobil listrik ini juga menghadapi berbagai masalah. Diantaranya keterbatasan masyarakat untuk membeli mobil listrik karena harganya yang terlalu mahal, masa pakai baterai yang pendek, hingga kemampuan produsen mobil untuk memproduksi EV masih dipertanyakan sebagian besar ahli.

    Kendaraan Listrik Membahana Perusahaan Minyak Merana
    Kendaraan Listrik Membahana Perusahaan Minyak Merana

    Jika kendaraan-kendaraan listrik ini benar-benar diwujudkan di seluruh dunia maka sangat mungkin perusahaan-perusahaan minyak di seluruh dunia bakal gulung tikar, karena biaya produksi tidak akan sebanding dengan harga jual di pasaran yang terus turun. Ini juga akan membawa dampak pada keberlangsungan ekonomi negara penghasil minyak, akankah terjadi PHK besar-besaran di sektor bisnis perminyakan dunia ? Semoga dunia juga memikirkan hal ini.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini