
Sah-sah saja kalau Anda suka mengendarai mobil convertible (cabriolet). Membuka atap mobil kemudian menikmati hembusan angin kencang dan menyapa siapa saja yang melintas. Serasa mewah dan berkelas. Namun bersiaplah untuk menghadapi konsekuensi dari kebiasaan ini, Anda akan kehilangan pendengaran jika terus menerus melakukannya. Kok Bisa ?
Penelitian yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan di Amerika di tahun 2011 silam menunjukkan kebisingan yang ditimbulkan karena membuka atap mobil dapat menyebabkan kerusakan pendengaran, atau dalam kasus terburuk bisa mengakibatkan tuli. Memang bagi para pecinta kecepatan selalu ingin mendengar deru mesin yang dikeluarkan mobil saat atap dibuka. Namun hal ini justru bisa mempengaruhi kondisi pendengaran.
Saat melakukan pengujian volume kebisingan pada lima kendaraan, tiga diantaranya yaitu Porsche 911, Nissan 350Z dan Saab Aero, baik pengemudi atau penumpang rentan terkena polusi suara, bahkan di kecepatan rendah.
Untuk mengurangi dampak negatif ini, bisa memakai penyumbat telinga, atau jangan membuka atap mobil saat berpergian jauh.
Di Indonesia sendiri, membuka atap mobil cabriolet saat berkendara di jalan raya adalah ilegal, jika tetep keukeuh membuka atapnya biar terlihat eksis di jalanan maka disarankan anda memakai helm jika tak mau ditilang polisi. Mobil keren atap terbuka pengendaranya kok pakai helm gak lucu !






MAKANYA BIAR NDAK BUDEG WAJIB PAKE HELEM…. ATURAN DISINI VISIONER BGT SDH BERPROYEKSI JAUH KEDEPAN (y)