Sirkuit Sentul Tidak Dipakai Buat WSBK Karena Bikin Sakit Ginjal Pembalapnya ??

MotoGP Sentul Sirkuit
MotoGP Sentul Sirkuit

WorldSBK  yang juga dibawah naungan Dorna termasuk balapan terseru kedua setelah MotoGP dan sama dengan MotoGP kini sedang mengincar negara Asia yang memang pasar roda dua yang sangat menjanjikan sebagai tempat digelarnya dan sepertinya juga mengincar arena balap yang akan dibangun Sumatera Selatan, Indonesia.
Seri Sepang Malaysia belum juga memperpanjang kontraknya dengan Kejuaraan Dunia Superbike dan India dengan Sirkuit Buddha nampaknya semakin tidak mungkin untuk terealisasi karena masalah logistik, kerusuhan dan demonstrasi massal di India terhadap pemerkosaan terhadap perempuan dan itu menimbulkan kesan negatif plus kendala masalah peraturan bea cukai yang tidak menguntungkan dan India sepertinya di coret dari daftar itu.
Dan kini satu satunya wakil dari Asia hanya sirkuit Buriram untuk musim 2018 WSBK dan juga dipakai untuk MotoGP, kedepan Indonesia juga dipertimbangkan selain buat MotoGP juga Superbike ini akan menarik.

anthony west WSBK
anthony west WSBK

Sirkuit Sentul sepertinya akan ditinggalkan karena untuk renovasi akan melalui jalan berliku nan “mbulet” dan menurut pembalap Superbike Anthony West yang pada tahun 2016 membahas tentang sirkuit Sentul, menjadi sirkuit paling berbahaya dan masuk dalam daftar posisi teratas trek paling berbahaya menurut dia, “Jika Anda membalap di sana (Sentul) Anda akan membutuhkan ginjal baru (karena ginjal yang rusak) bukan karena banyak minum alkohol namun karena banyak aspal bergelombang dan lubang!”
Sementara itu, Tilke GmbH & Co. KG di Aachen sedang menyelesaikan sebuah proyek di Sumatera Selatan, Indonesia yang merencanakan akan menggelar balapan MotoGP di Indonesia dan akan masuk kalender 2019.
Jadi dengan kesiapan ajang MotoGP menurut media Jerman Speedweek gelaran WSBK juga bukan hal yang mustahil dilakukan di Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*