RiderTua.com – Tidak hanya mobil baru, merek mobil Jepang yang satu ini juga merajai pasar mobil bekas dengan dua model MPV-nya. Tapi Kijang Innova bukan hanya model terlarisnya, lho, karena masih ada Avanza yang juga laris manis.
▶Daftar Isi
Duo MPV Tetap Laris di Pasar Mobil Baru dan Bekas
Boleh dibilang Toyota menjadi rajanya penjualan mobil di Indonesia sampai sekarang, dan mereka punya banyak model yang ditawarkan di pasarnya. Seperti Kijang Innova yang masih mencetak hasil penjualan yang mengesankan, bahkan sulit ditumbangkan oleh lawannya. Tentu ini memberikannya kesempatan untuk menjadi mobil terlaris di tahun ini, asalkan kalau performa penjualannya masih cukup bagus.

Tapi tidak hanya menguasai pasar mobil baru saja, Toyota Kijang Innova juga merajai pasar mobil bekas (mobkas), baik model Zenix maupun Reborn sama-sama dicari oleh banyak konsumen. Meski model barunya laris terjual, Zenix model bekas juga diincar di pasar mobkas, kebanyakan karena mencari model sekennya yang dibanderol lebih murah ketimbang model baru. Atau ada yang ogah menunggu lama-lama sampai unitnya sampai ke rumah, meski biasanya model seperti ini tidak punya antrian pesanan cukup panjang.
Untuk Innova Reborn, satu-satunya MPV diesel yang bertahan di Indonesia ini tetap dicari di pasar mobkas walau modelnya tetap diproduksi. Tapi seperti Innova Zenix, harga jualnya yang lebih terjangkau ketimbang yang baru membuat konsumen mencari model bekasnya. Tetap saja, nilai jual kembali untuk kedua model MPV medium ini masih cukup bagus di pasar mobil bekas, dengan harga lebih dari Rp 300 jutaan.

LMPV Terlaris
Tidak hanya Kijang Innova, Avanza juga jadi incaran banyak konsumen mobil bekas, dan nilai jualnya juga cukup bagus hingga Rp 200 juta atau lebih dari itu. Avanza masih memimpin segmen low MPV di Indonesia dengan raihan hasil penjualan yang begitu memuaskan dalam beberapa tahun terakhir. Modelnya juga mampu menjegal banyak kompetitor, terutama Mitsubishi Xpander yang menjadi lawan beratnya sejak diluncurkan hampir satu dekade lalu dan sempat mengunggulinya.
Bahkan kalaupun dikeroyok rival sekelasnya sekalipun, Toyota masih bisa bertahan dengan Avanza sampai sekarang, dan hasil penjualannya juga cukup stabil. Modelnya sendiri tidak sering mendapat penyegaran, tapi bukan berarti peminatnya berkurang, justru penjualannya selalu menjadi nomor satu tiap bulannya. Meski terpuruk akibat kondisi di pasarnya sekalipun, Avanza masih bisa bangkit kembali dan merebut posisi teratasnya.

Mobil SUV Juga Banyak Dicari
Sebenarnya tidak hanya model MPV saja yang dicari, mobil SUV juga punya banyak peminat di pasar mobkas, tapi jumlahnya tidak sebanyak MPV. Model dari Toyota seperti Rush hingga Fortuner menjadi SUV bekas favorit pilihan konsumen Indonesia, dan memang keduanya punya banyak peminat di segmennya masing-masing. Fortuner bekas kebanyakan dicari karena harganya yang lebih murah ketimbang yang baru, dimana model barunya bisa dibanderol lebih dari Rp 700 jutaan, tergantung dari variannya.
Harga jual kembali mobil setelah dijual di pasar mobkas memang tergantung dari jenis mobilnya, tapi ada juga yang tergantung dari kondisi mobilnya. Biasanya model tahun baru yang kondisinya mulus punya harga jual lumayan tinggi, tapi tidak setara dengan harga model baru dari dealer resminya. Kalau mobilnya berupa mobil ramah lingkungan seperti BEV, biasanya harganya anjlok setelah dijual sebagai mobil bekas.

Toyota tetap memimpin penjualan mobil di Indonesia meski pasarnya didatangi oleh banyak merek mobil asal China yang berdatangan ke sini. Mereka sudah tahan banting sejak awal, dan mereka tidak bisa ditumbangkan begitu saja kalau model seperti Kijang Innova masih menjadi mobil terlaris hingga bulan lalu. Kalupun mereka harus berhadapan langsung dengan merek lainnya, mereka siap menggempur kompetitornya tersebut.
MPV bekas memang banyak dicari karena bisa muat banyak barang dan penumpang, apalagi kalau banderolnya lumayan terjangkau untuk model seperti Avanza.






