RiderTua.com – T1 sudah menjalani debut perdananya di Indonesia sebagai hatchback pertama dari BAIC setelah sekian lama. Selain mengandalkan tampilan eksterior dan interior yang elegan nan modern, kelengkapan fitur juga menjadi andalannya, apalagi fitur bernama automatic parking assist (APA).
▶Daftar Isi
T1 Jadi Hatchback Pertamanya di Indonesia
BAIC T1 menjadi satu dari beberapa hatchback listrik yang dijual di Indonesia tahun ini. Mungkin sekilas terlihat seperti mobil SUV pada umumnya, walau sebenarnya T1 dijual sebagai mobil hatchback sekelas dengan Geely EX2 hingga BYD Dolphin, dan model ini juga dijual sebagai produk pertamanya Arcfox di tahun 2025 di China. Meski dijual sebagai produknya Arcfox, BAIC menghadirkannya di Indonesia sebagai lini produknya.

Tampilan mobil yang begitu elegan menjadikannya sebagai mobil yang menjanjikan untuk dijual di Indonesia. Apalagi BAIC T1 sudah dikenal dengan kelengkapan fiturnya, apalagi fitur keselamatan dalam paket ADAS level 2 yang lebih lengkap ketimbang level 1. Tapi yang menjadi sorotan yaitu fitur automatic parking assist, karena fitur ini bisa membuat mobil parkir dengan sendirinya.
Saat fitur ini diaktifkan, sistem akan mendeteksi area yang akan dipakai untuk memakirkan mobil menggunakan kamera dan sensor yang dipasang di sejumlah titik pada mobil. Setelahnya, mobil bisa terparkir dengan sendirinya tanpa bantuan pengemudi sama sekali, dan ini sangat berguna bagi mereka yang nggak mau repot-repot memakirkan mobil. Terlebih fitur kamera bisa memungkinkan pengguna melihat seperti apa keadaan di sekitar mobil sebelum memakirkan kendaraannya.

Fitur Dari Model Facelift
Sebenarnya fitur parkir otomatis dan ADAS level 2 ini merupakan dua fitur baru yang dihadirkan untuk T1 versi facelift di China. Namanya facelift tentu ubahannya termasuk pada tampilan luarnya yang dibuat lebih modern, apalagi ubahannya lebih terlihat jelas dari bagian belakang mobil, tepatnya pada bumpernya. Modelnya juga tidak lagi dikenal sebagai Arcfox T1, melainkan Arcfox Beta T1.
Karena facelift-nya baru diperlihatkan beberapa hari lalu, sepertinya Arcfox sudah menyiapkan penyegarannya beberapa bulan sebelumnya. BAIC justru langsung menghadirkannya pada T1 yang dijual di Indonesia agar nantinya hatchback barunya ini punya keunggulan yang tidak dimiliki oleh rival sekelasnya. Apalagi fitur parkir otomatis yang dimilikinya ini tidak semuanya dipakai oleh mobil dari yang dijual disini, baik itu merek Jepang, Eropa, atau China.

Bisa Unggul Dari Rival?
Berbekal fitur ini dan ADAS level 2, BAIC T1 punya peluang lebih besar untuk bisa bersaing melawan kompetitornya di segmen hatchback listrik. Tidak heran mengapa modelnya dihadirkan sebagai pesaingnya EX2 dan Dolphin yang sudah dijual duluan di Indonesia, dan mereka ingin membawa lebih banyak pilihan bagi konsumennya. Segmen hatchback listrik kini semakin menggiurkan dengan banyaknya pilihan yang ditawarkan dalam beberapa tahun terakhir.
EX2 dan Dolphin tidak hanya menjadi rival sekelasnya yang cukup tangguh bagi T1, karena ada juga Chery Q yang belum dirilis. Meski begitu, dari desain sampai fiturnya sudah cukup menjanjikan, apalagi modelnya disebut bakal dibanderol Rp 200 jutaan, lumayan terjangkau untuk hatchback BEV. Ini malah membuat persaingannya berjalan semakin ketat, dan T1 bakal kesulitan menghadapi model Q yang dibanderol lebih murah.

Tapi itu bukan menjadi masalah bagi BAIC, asalkan mereka bisa menghadirkan hatchback listriknya di Indonesia. Kalaupun hatchback bukan segmen yang diincarnya, pasar SUV listrik malah jauh lebih sulit lagi karena ada banyak model yang dijual disini, dan kebanyakan berupa produk dari merek senegaranya. Jaecoo J5 EV sampai BYD Sealion 7 menjadi lawan yang harus dihadapinya, dan J5 EV yang paling laris terjual sepanjang semester pertama tahun ini.
Tetap saja, mereka tidak dibuat gentar oleh kehadiran sejumlah mobil baru di pasar BEV disini. Dengan melengkapi lini produk elektrifikasinya, mereka bisa bersaing dengan kompetitornya dan tidak tertinggal lebih jauh lagi karena hanya menjual segelintir model di pasar roda empat.












