Home MotoGP Luca Marini: Saya Tidak Mengalami Masalah Getaran Karena Gaya Balapku Halus

    Luca Marini: Saya Tidak Mengalami Masalah Getaran Karena Gaya Balapku Halus

    Luca Marini - Honda Castrol MotoGP
    Luca Marini

    RiderTua.com – Halo sobat pembaca RiderTua. Luca Marini mengungkapkan bahwa masalah getaran pada Honda RC213V yang sudah lama dikeluhkan pembalapnya, kini sudah sepenuhnya teratasi. Sebagai informasi, ban belakang baru yang diperkenalkan Michelin pada 2024 menghasilkan grip yang lebih besar. Namun grip tambahan ini justru memicu chatter atau getaran pada motor terutama ketika motor dalam posisi menikung.

    Ducati dan Aprilia sudah berhasil mengatasi masalah ini, tapi Yamaha, KTM, dan Honda masih berkutat dengan masalah getaran sepanjang musim 2025.

    Luca Marini: Saya Tidak Mengalami Masalah Getaran Karena Gaya Balapku Halus

    Luca Marini
    Luca Marini

    Usai menjalani seri MotoGP pembuka musim 2026 di GP Thailand, Luca Marini mengkonfirmasi bahwa sekarang Honda sudah berhasil mengatasi masalah getaran. “Masalah ini sedikit bergantung pada trek dan jenis ban yang digunakan. Tapi saya ingat, tahun lalu saya mengalami masalah getaran yang cukup hebat di Tikungan 4 sirkuit Buriram. Sepanjang musim, kami terus bekerja keras dan sekarang kami sudah menemukan keseimbangan yang lebih baik,” ungkap rider berusia 28 athun itu.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Marini menekankan bahwa solusi dari masalah getaran ini bukan berasal dari satu  perubahan saja, melainkan kombinasi dari perubahan teknis pada motor dan gaya balap. “Ada banyak hal. Kami memperbaiki set-up motor terlebih dulu. Dan selama fase akhir musim, performa kami menjadi lebih baik. Selain itu gaya balap juga berubah. Kami menyesuaikan cara masuk ke tikungan agar tidak memicu getaran,” ungkap rider asal Urbino Italia itu.

    Marini menambahkan bahwa masalah getaran juga bisa muncul jika pembalap terlalu agresif saat memasuki tikungan, terutama jika terlalu sering menggunakan rem belakang. “Karena jika kita agresif, misalnya dengan sering menggunakan rem belakang, maka getaran akan muncul. Jika kita berkendara lebih halus, getarannya akan jauh berkurang,” jelasnya.

    Luca Marini
    Luca Marini

    Putra Mama Stefania Palma itu menambahkan, “Sepanjang musim lalu, saya adalah pembalap yang lebih sedikit mengalami masalah getaran karena saya berkendara lebih halus. Sekarang pembalap lain juga mencoba cara ini, dan hasilnya lebih baik. Tetapi set-up motor juga harus ditingkatkan.”

    Meskipun masalah getaran Honda sudah terselesaikan dengan baik, namun masih ada satu pekerjaan besar lain yakni meningkatkan cengkeraman ban belakang.

    Dimana tahun lalu, berkat Johann Zarco Honda berhasil meraih 1 kemenangan dalam wet race dan 3 podium dalam dry race.

    “Motornya sudah bagus dan kami menemukan performa yang lebih baik, tetapi kami masih harus mengerjakan target utama kami yaitu grip ban belakang. Semua orang di tim tahu betul akan hal itu. Beberapa pembaruan akan segera datang, tetapi kita harus menunggu sedikit lagi,” ungkap suami Martha Vicenzi itu.

    Luca Marini
    Luca Marini

    Ketika menggunakan ban belakang soft, kekurangan grip ban belakang malah menjadi masalah yang jauh lebih besar terutama selama time attack di kualifikasi dan Sprint race. Marini mengaku performanya jauh lebih kuat saat menggunakan ban medium.

    “Kami tidak dapat memaksimalkan potensi dari ban belakang soft yang baru. Saat kami menggunakan ban belakang medium, gap dengan pembalap terdepan justru lebih kecil. Terkadang, bahkan saya lebih kompetitif ketimbang dengan ban soft. Jadi kita harus lebih bekerja keras pada hal ini,” pungkas adik legenda MotoGP Valentino Rossi itu.

    Marini finis di posisi ke-10 di kedua balapan di GP Thailand. Saat ini, dia menempati peringkat 11 dengan perolehan 6 poin dalam klasemen sementara. Di sisi lain, rekan setimnya Joan Mir menjadi pembalap Honda terbaik dalam Sprint race dengan finis ke-7. Tapi dia gagal finis dalam race utama hari Minggu karena ban belakangnya bermasalah, padahal saat itu juara dunia MotoGP 2020 itu sudah berada di posisi ke-5 yang menjanjikan.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Luca Marini
    Luca Marini

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    1 KOMENTAR

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini