Home Otomotif BYD Dolphin Kini Punya Lawan Baru Dari BAIC Mulai 2026!

    BYD Dolphin Kini Punya Lawan Baru Dari BAIC Mulai 2026!

    Penjualan Mobil listrik BYD Dolphin
    BYD Dolphin

    RiderTua.com – Meski Dolphin dihadirkan sebagai salah satu hatchback listrik pertama di Indonesia, bukan berarti modelnya nggak punya lawan sepadan di segmennya. Dalam beberapa tahun terakhir, makin banyak kompetitor yang menjual model serupa, seperti BAIC yang merilis T1 sebulan lalu.

    β–ΆDaftar Isi

    Dolphin Bersaing Melawan Binguo EV Dkk di Indonesia

    BYD Dolphin menjadi satu dari tiga mobil yang dibawanya ke Indonesia ketika memulai debut perdananya. Model ini terlihat cukup menarik sebagai mobil hatchback listrik, walau desainnya agak kurang modern kalau dibandingkan dengan model sekelasnya yang dibuat lebih modern nan futuristik. Seperti BAIC T1 yang dijual sebulan lalu dan menjadi daya tarik baru di segmennya untuk tahun 2026.

    Merek Mobil listrik BYD Dolphin
    BYD Dolphin

    Sebelumnya BAIC mengaku kalau lawan T1 bukan model seperti Geely EX2 maupun Chery Q kalau dilihat dari dimensinya, melainkan Aion UT dan BYD Dolphin. Kalau dibandingkan satu sama lain, Dolphin dan T1 punya dimensi yang hampir sama, masing-masing berukuran 4.290 mm x 1.770 mm x 1.570 mm x 2.700 mm dan 4.337 mm x 1.850 mm x 1.573 mm x 2.750 mm. Soal ini T1 yang lebih unggul dalam hal kelegaan kabin karena ukurannya yang sedikit lebih gede.

    T1 juga didesain cukup berbeda dari hatchback lainnya karena mengusung desain ala crossover. Pelek berukuran 18 inci membuatnya lebih besar dari BYD Dolphin yang hanya berukuran 16 inci, atau 17 inci untuk varian Premium. Perbedaan yang cukup kontras ini yang membuat T1 beda jauh dari Dolphin meski sama-sama berupa hatchback BEV.

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC T1

    Fitur Lengkap

    Interiornya sudah dilengkapi dengan sejumlah fitur, dengan T1 yang punya panel instrumen digital 8,8 inci dan headunit 15,6 inci, dengan konektivitas Apple CarPlay. Joknya sudah memakai bahan kulit yang bisa disetel secara elektrik dan berventilasi, walau ini hanya berlaku untuk jok baris pertama saja. Dengan panoramic roof dan 32 tempat penyimpanan di dalam kabin, mobil bisa memberikan kenyamanan lebih maksimal bagi penggunanya.

    Sementara BYD Dolphin mengandalkan desain lebih futuristik, dimana headunit berukuran 12,8 inci bisa disetel secara elektrik lengkap dengan panel instrumen digital. Ada juga enam buah speaker, wireless charging, dan panoramic glass roof untuk melengkapi kemewahan di dalam kabin. Memang tidak ada fitur tambahan yang diberikan untuk jok mobil, tapi sejumlah fitur ini membuatnya unggul dari T1.

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC T1

    ADAS dan Performa

    Kedua mobil sudah dibekali dengan ADAS atau advance driving assistance system, sampai kamera 360 derajat. Hanya saja BAIC memasang fitur automatic parking assist yang mampu membantu pengemudi memakirkan mobil secara otomatis. Fitur semacam ini nyaris belum banyak diberikan pada model hatchback listrik di Indonesia, tapi perlahan makin banyak model yang dibekali dengan fitur tersebut. T1 juga punya vehicle-2-load atau V2L yang dapat menjadikan mobil sebagai generator kalau dibutuhkan.

    Soal performa, T1 mampu menghasilkan tenaga sebesar 94 dk dan torsi 176 Nm, dan Dolphin bertenaga 94 dk dan torsi 180 Nm. Dari tenaganya sama persis, tapi soal torsi masih unggul Dolphin, dan biasanya ini cukup diandalkan untuk menghasilkan performa lebih maksimal di jalan. Tapi kalau mau yang lebih bertenaga lagi, ada varian Dolphin Premium Extended Range yang punya tenaga 204 dk dan torsi 310 Nm.

    Impor mobil BYD Dolphin
    BYD Dolphin

    Jarak tempuhnya juga cukup berbeda, dengan T1 bisa melaju sejauh 310 km dalam keadaan baterai terisi penuh, sementara Dolphin punya jarak tempuh dari 410 km sampai 490 km, tergantung dari variannya. Memang Dolphin punya sejumlah keunggulan tersebut, tapi ini dibayar dengan harga varian tertingginya yang dipatok Rp 425 juta, sedangkan T1 hanya Rp 373 juta saja. Walau ada juga varian Dolphin yang dibanderol lebih murah, yaitu Rp 369 juta saja.

    Memang ini membuat BYD Dolphin menjadi lawan yang cukup sepadan bagi mobil baru BAIC di Indonesia. Dengan selisih harga yang cukup tipis satu sama lain serta keunggulan pada fitur hingga performa, membuat persaingan keduanya bisa menjadi lebih seru lagi.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini