Home MotoGP Cal Crutchlow: Marc Marquez akan Menjalani Perebutan Gelar Dunia Layaknya Balapan Ketahanan...

    Cal Crutchlow: Marc Marquez akan Menjalani Perebutan Gelar Dunia Layaknya Balapan Ketahanan (Endurance Race)

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    RiderTua.com – Cal Crutchlow kembali ke paddock MotoGP setelah tim LCR Honda mempercayakan motor RC213V milik Johann Zarco kepadanya. Rider asal Inggris itu menjadi pembalap pengganti untuk Zarco yang cedera usai crash di Catalunya. Dalam 6 penampilannya, sayangnya Crutchlow gagal membawa pulang poin. Meski begitu, performa bisa dibilang masih cukup baik mengingat dia pensiun dari MotoGP pada 2020 atau sudah 6 tahun yang lalu.

    Crutchlow tetap hadir di MotoGP Aragon sebagai pembalap cadangan, ketika Zarco melakukan upaya comeback. Dia siap turun ke lintasan, jika sewaktu-waktu rider asal Prancis itu kembali mengalami masalah fisik. Namun hal yang dikhawatirkan tidak terjadi. Bahkan Zarco sukses mencetak 2 poin dalam dua balapan.

    Cal Crutchlow: Marc Marquez akan Menjalani Perebutan Gelar Dunia Layaknya Balapan Ketahanan (Endurance Race)

    cal crutchlowCal Crutchlow menyoroti performa Marc Marquez. Dia menganggap, juara dunia 9 kali itu masih menjadi pembalap terbaik saat ini. Namun menurutnya, kondisi fisik Marquez yang belum sepenuhnya pulih membuat rider berusia 33 tahun itu memilih pendekatan ‘jangan bikin kesalahan’ sepanjang musim ini.

    Crutchlow mengatakan, “Situasinya memang sangat sulit, karena menurut saya Marc masih pembalap terbaik. Tetapi saya rasa, dia membalap dalam kondisi cedera. Menurutku dia belum sepenuhnya pulih dari operasi yang dijalaninya awal tahun ini. Dan menurut saya dia akan menjalani perebutan gelar dunia musim ini lebih seperti balapan ketahanan (endurance race), serta baru memacu motor secara maksimal saat benar-benar diperlukan.”

    “Dia akan memastikan dirinya berada di posisi yang tepat saat dibutuhkan, berusaha tidak membuat kesalahan, dan membiarkan pembalap lain yang melakukan kesalahan Lalu, dia akan menyerang saat tahu dia bisa menyerang.”

    “Silverstone bukanlah balapan akhir pekan yang bagus. Tetapi dia berusaha menghindari akhir pekan yang sangat buruk, seperti yang mungkin dialami beberapa pembalap lain. Contohnya Ai Ogura yang absen di Aragon. Namun, situasinya sangat sulit diprediksi. Jujur, saya tidak tahu ke mana arah perebutan gelar ini akan berujung,” imbuh rider berusia 40 tahun itu.

    Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025
    Marc Marquez

    Crutchlow menegaskan bahwa juara dunia bisa ditentukan oleh pembalap yang paling sedikit melakukan kesalahan. “Saya rasa begitu, dan mungkin bukan ditentukan oleh siapa yang paling sering menang. Kejuaraan saat ini sangat penuh kejutan dan naik-turun. Marco Bezzecchi juga sempat melewatkan beberapa balapan. Jorge Martin tampaknya menjadi satu-satunya pembalap yang yang paling konsisten. Tapi ironisnya, tahun lalu dia sering cedera dan absen. Dia tidak selalu menang, tetapi selalu ada di posisi yang tepat saat dibutuhkan,” pungkas pembalap yang pernah membalap untuk Tim LCR selama 6 tahun itu.

    Martin hanya mampu dua kali finis di posisi ke-5 di Aragon. Konsistensi ini membuat rider tim pabrikan Aprilia bertahan sebagai pemuncak klasemen. Sementara itu, Marc Marquez yang dua kali menang di Aragon, naik ke peringkat 2 menggeser Marco Bezzecchi yang dua kali finis di posisi ke-3.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini