RiderTua.com – Menjelang GP Catalunya akhir pekan ini, Marco Bezzecchi hanya unggul 1 poin saja atas rekan setimnya Jorge Martin sebagai pemuncak klasemen. Sepertinya balapan di Montmelo kali ini akan menjadi duel perebutan posisi sebagai pemimpin klasemen antara kedua pembalap pabrikan Aprilia itu.
Namun jika melihat data milik keduanya di Barcelona, Martin punya catatan yang lebih bagus ketimbang Bezzechi. Martinator beberapa kali meraih podium saat masih membalap untuk Ducati, sedangkan hasil terbaik Bezzecchi hanya finis ke-8. Tahun lalu dalam debutnya dengan RS-GP, rider berjuluk Simply the Bezz itu mengalami nasib buruk dengan 2 kali crash disini.
Marco Bezzecchi: Secara Pribadi Saya Tidak akan Pernah Mencoret Marc Marquez dari Perebutan Gelar Dunia, Musim Masih Panjang

Menjelang balapan akhir pekan di Barcelona, Marco Bezzecchi mengatakan, “Ini adalah salah satu trek terindah di kalender, tetapi juga sangat spesial. Tuntutannya sangat besar terutama pada ban, baik depan maupun belakang. Itu membuat balapan disini selalu menciptakan tantangan yang sangat unik.”
BTW, pendahulunya Maverick Vinales dan Aleix Espargaro terbilang cukup sukses di Montmelo untuk Aprilia. Namun Bezzecchi tidak mau terpaku pada data arsip milik pembalap lama. Karena menurutnya itu tidak lagi relevan, kini semuanya sudah berubah total dan bahkan tidak bisa dibandingkan lagi dengan tahun lalu. Oleh karena itu rider asal Rimini Italia itu ingin secepat mungkin tahu bagaimana performa motor di kondisi saat ini. Tak hanya motor, semuanya sudah berkembang pesat. Dengan RS-GP gaya balap Bezzecchi juga ikut berubah dan cara kerja juga menyesuaikan.

Sang juara bertahan Marc Marquez akan absen akhir pekan ini dan diperkirakan akan comeback di Mugello. Apakah ini artinya juara dunia 9 kali itu sudah tersingkir dari perebutan gelar musim ini? “Saya berasumsi, ketika Marc kembali dia akan langsung 100 persen kompetitif. Dan kita semua sudah melihat apa yang bisa dia lakukan dalam kondisi seperti itu, pada 2025 dia berhasil memenangkan gelar dunia di Jepang. Secara pribadi saya tidak akan pernah mencoret Marc dari perebutan gelar. Ini baru tahap awal, musim masih panjang,” tegas rider berusia 27 tahun itu.







