Home MotoGP Gino Borsoi: Toprak Razgatlioglu Memilih Momen yang Paling Sulit Saat Datang ke...

    Gino Borsoi: Toprak Razgatlioglu Memilih Momen yang Paling Sulit Saat Datang ke MotoGP

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    RiderTua.com – Untuk pembaca RiderTua yang setia mantengin berita balap. Gino Borsoi mengungkapkan bahwa sejak tahun lalu tim Pramac membantu Yamaha untuk mempercepat pengembangan.

    “Tugas kami adalah membantu Yamaha memahami motor dengan lebih baik. Yamaha membutuhkan 4 motor di lintasan agar bisa mengumpulkan banyak data. Selain itu data dari 4 pembalap dengan gaya balap yang berbeda juga sangat penting. Karena proyek ini benar-benar masih baru, sehingga setiap informasi sangat penting untuk menentukan arah pengembangan dengan cepat. Itulah kunci untuk menjadi kompetitif. Kata ‘cepat’ dalam konteks ini berarti 1 atau 2 tahun,” jelas manajer tim Pramac itu.

    Gino Borsoi: Toprak Razgatlioglu Memilih Momen yang Paling Sulit Saat Datang ke MotoGP

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Yamaha saat ini mencoba segala cara untuk membuat proyek V4 semakin maju. Namun sejauh ini, hasilnya masih jauh dari kata bagus. Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu semuanya masih tertinggal dari para rival di 4 seri pertama musim ini. Usai balapan di Jerez, secara terang-terangan Quartararo menyatakan bahwa M1 V4 saat ini belum punya kelebihan, justru masih punya banyak area yang harus ditingkatkan.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Fokus pengembangan Yamaha saat ini apa? “Semuanya. Seperti yang saya katakan, ini adalah proyek yang benar-benar baru. Beberapa bulan yang lalu, kami memulai dengan selembar kertas kosong dan kami harus mengerjakan semua aspek. Kami harus meningkatkan aerodinamika, performa mesin, sasis, dan lainnya. Kami tahu bahwa saat ini kami masih sangat jauh dari posisi terdepan, tetapi itu normal. Yang penting adalah tetap tenang, berkembang selangkah demi selangkah, dan tidak panik,” jawab Borsoi.

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Toprak Razgatlioglu sama sekali belum punya pengalaman di MotoGP. Apakah dia dapat berkontribusi pada pengembangan M1 V4? “Selalu penting untuk mendengarkan para pembalap, meskipun mereka belum punya pengalaman. Saya rasa kami punya line-up pembalap yang sangat bagus. Satu pembalap berpengalaman dan satunya tanpa pengalaman,” ujar Borsoi.

    Manajer asal Italia itu melanjutkan, “Pembalap tanpa pengalaman di dunia MotoGP dapat membantu para insinyur mengejar arah pengembangan yang berbeda, pendekatan yang berbeda, dan pola pikir yang berbeda. Senang kami punya Toprak. Bukan hanya karena dia pembalap berbakat, tetapi juga karena dia masih baru dan tidak bias. Di sisi lain kami juga senang punya Jack, karena dia punya banyak pengalaman dengan pabrikan lain.”

    Seberapa jauh proses adaptasi Toprak dengan motor MotoGP? “Dia masih perlu sedikit menyesuaikan gaya balapnya, dia masih dalam proses. Perkembangannya sudah ada, tapi belum cukup untuk bersaing di level MotoGP. Selain itu dia orang yang sangat baik, sangat profesional, dan cerdas. Ketika kami menjelaskan sesuatu kepadanya, dia langsung mencoba mempraktikkannya di lintasan. Tidak ada yang bisa menjawab, berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai dia berada di antara pembalap top di MotoGP. Saya harap itu akan segera terjadi,” jawab Borsoi.

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Debut Toprak di MotoGP bisa dibilang di waktu yang kurang tepat. Dia yang sudah berpengalaman dengan ban Pirelli sewaktu di Superbike, harus bersusah payah beradaptasi dengan ban Michelin. Itu pun hanya untuk 1 tahun karena tahun depan MotoGP beralih ke Pirelli.

    Sambil tersenyum Borsoi mengatakan, “Dia memilih momen paling sulit untuk datang ke MotoGP. Di satu sisi, ini bagus baginya untuk mempelajari cara kerja dan berpikir kami. Tetapi di sisi lain, dia harus beradaptasi dengan ban Michelin, yang sangat berbeda dari Pirelli. Dan tahun depan dia harus melupakan semua yang telah dipelajarinya. Ini tantangan besar, tetapi saya yakin dia bisa melakukannya.”

    Dengan status konsesi Yamaha saat ini (peringkat D) ini artinya Toprak dan pembalap Yamaha lainnya dapat ambil bagian dalam tes pribadi dengan motor 850cc dan ban Pirelli, di samping tes resmi Pirelli yang akan digelar pasca balapan di Brno pada akhir Juni mendatang.

    Gino Borsoi - Yamaha
    Gino Borsoi – Yamaha

    Setelah 4 seri pertama, Toprak baru mencetak 1 poin dan saat ini berada di peringkat 20 dalam klasemen. Di sisi lain, Jack Miller justru belum mengumpulkan satu pun poin. Pembalap terbaik Yamaha tetap dipegang Fabio Quartararo yang saat ini berada di peringkat 16 dengan 11 poin dan Alex Rins di peringkat 9 dengan 3 poin.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini