RiderTua.com – Bro sekalian pembaca RiderTua, ada cerita menarik hari ini, PV5 sempat diperlihatkan di IIMS 2026, tapi modelnya belum dijual di Indonesia untuk sekarang. Sementara itu, modelnya sudah mendapat penghargaan dari iF Design Awards tahun 2026.
PV5 Meraih Gelar Desain Mobil Terbaik
Model MPV dari Kia ini terlihat cukup menarik kalau melihat dari desainnya yang begitu futuristik tapi tetap menampilkan kesan elegan. PV5 terlihat cukup menjanjikan untuk dijual di Indonesia, tapi mereka belum bisa menjualnya untuk sekarang karena sejumlah alasan. Seperti menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkannya, padahal pasar MPV listrik semakin ramai dengan banyaknya model baru yang dirilis.

Beberapa waktu lalu, iF Digital Awards 2026 digelar, dan PV5 meraih Gold Award untuk kategori Automotive Product Design, termasuk 9 penghargaan untuk kategori lainnya. Tentu ini menjadi pencapaian yang begitu berarti bagi merek asal Korea Selatan tersebut, karena mereka dapat menghasilkan mobil berkualitas tinggi seperti PV5. Apalagi desainnya yang begitu unik membuatnya tampil beda dari MPV listrik lainnya.
Selain itu, MPV Kia ini juga meraih rekor jarak tempuh terjauh untuk MPV listrik, yaitu 694 km dalam sekali isi daya penuh, dan ini diraih dengan mobil yang diisi penuh dengan barang muatan. Semua ini membuktikan kalau PV5 bukanlah MPV sembarangan, dan mereka siap menantang rival seperti Denza D9 hingga XPeng X9. Masalahnya modelnya belum juga dijual di Indonesia meski sudah ditampilkan dua bulan lalu.

Tunggu Waktunya
Kia masih menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkan mobil terbarunya ini, tapi kalau ditunda-tunda mereka bisa tertinggal lebih jauh dari kompetitornya. Terlebih mobil seperti PV5 mulai dicari oleh banyak konsumen, asalkan kalau modelnya bisa dibanderol terjangkau ketimbang rival sekelasnya. Dengan begitu, PV5 punya peluang untuk menghadang D9, bahkan Toyota Alphard yang mendominasi pasar MPV mewah.

Hyundai sendiri juga sudah punya MPV mewah bertenaga listrik, yaitu Staria Electric. Tapi karena memakai platform yang berbeda, keduanya tidak bisa dikatakan sebagai ‘mobil kembar’.







