RiderTua.com – Selamat bergabung kembali di obrolan hangat khas RiderTua… Bro sekalian, sudah hampir sebulan sejak Toyota menghadirkan varian termurahnya Alphard di Indonesia, yaitu XE. Namun hasil penjualan yang didapatnya masih jauh di bawah rival beratnya.
▶Daftar Isi
Alphard XE Jadi Modalnya Melawan D9 Dkk
Ketika Toyota Alphard XE diluncurkan di IIMS 2026, banyak yang menduga kalau model ini dihadirkan untuk menghadang dominasi Denza D9. Sebab harganya lebih terjangkau dari varian di atasnya, dengan harga Rp 1,2 miliar dan modelnya tidak menawarkan sejumlah fitur seperti wireless charging hingga headunit. Tapi fitur keselamatannya tidak diutak-atik, sehingga mobil masih mengandalkan fitur yang mampu melindungi penumpang dan pengemudi.

Bulan lalu, Alphard XE terjual sebanyak 60 unit, terdiri dari 57 unit varian hybrid dan 3 unit varian bermesin bensin biasa. Memang ini menjadi hasil yang cukup bagus untuk varian baru seperti XE, tapi kalau membandingkannya dengan D9 selisihnya sangat jauh berbeda. Dimana MPV Denza tersebut terjual sebanyak 270 unit di periode yang sama, artinya selisih penjualan keduanya mencapai 210 unit.
Sebelum D9 hadir di Indonesia, Toyota Alphard selalu menjadi pemimpin penjualan di segmen MPV mewah selama beberapa tahun. Memang harganya cukup mahal, tapi ini tidak membuat konsumen tak tertarik dengan model tersebut, meski sebenarnya ada Vellfire yang dibanderol lebih terjangkau. Tapi semuanya berubah sejak D9 diluncurkan, dan modelnya mampu merebut posisi teratas dari Alphard.

Sudah Tidak Kuat Bersaing?
Ini seakan memberikan kesan kalau Toyota Alphard sudah tidak kuat bersaing dengan mobil mewah Denza tersebut. Meski mengingat mereka sudah hadir cukup lama disini, Toyota jelas pantang mundur dari segmennya meski ‘dikeroyok’ oleh model baru sekalipun. Alphard sendiri hanya menawarkan varian hybrid, sedangkan D9 dan model lainnya seperti XPeng X9, Zeekr 009, sampai Maxus Mifa 9 dijual sebagai mobil listrik.

Tapi kalau membandingkan dengan ketiganya, D9 jauh lebih unggul karena dibanderol kurang dari Rp 1 miliar. Setidaknya untuk sekarang, karena dengan insentifnya yang sudah dihentikan, harga asli D9 bisa berubah.
Komparasi Toyota Alphard XE vs Denza D9 (2026)
| Kategori | Toyota Alphard XE | Denza D9 |
|---|---|---|
| Sistem Penggerak | Hybrid (HEV) / Bensin | Electric Vehicle (EV) |
| Mesin / Motor | 2.5L A25A-FXS Hybrid | Motor listrik + Blade Battery |
| Tenaga | ~180 PS | 313 PS (FWD) – 550 HP (AWD) |
| Torsi | 239 Nm | Instan motor listrik |
| Baterai | Hybrid kecil (self charging) | Blade Battery ±103 kWh |
| Jarak Tempuh | Efisiensi hybrid bensin | ~600 km (NEDC) |
| Dimensi | 5.010 mm / Wheelbase 3.000 mm | 5.250 mm / Wheelbase 3.110 mm |
| Kapasitas | 6–7 Penumpang | 6–7 Penumpang |
| Info Lainnya | Toyota Safety Sense 3.0 | ADAS + teknologi EV modern |
| Kamera 360° & audio JBL | Kulkas kabin + audio Dynaudio | |
| Resale value kuat | V2L (mobil bisa jadi sumber listrik) | |
| Harga OTR Jakarta | Alphard XE Gasoline | Rp1.288.000.000 |
| Alphard XE Hybrid | Rp1.388.000.000 | |
| Denza D9 EV | Rp950.000.000 – Rp995.000.000 |








