RiderTua.com – Para pembaca setia RiderTua, apes benar nasib Fabio Quartararo. Pada tes pramusim hari pertama di Sepang, di awal sesi rider Yamaha Monster Energy itu mengalami crash yang cukup keras di tikungan 5. Awalnya manajer tim Massimo Meregalli mengabarkan bahwa Quartararo tidak mengalami patah tulang dalam insiden itu. Rider asal Prancis itu sempat dibawa ke Pusat Medis dan beristirahat cukup lama. Kemudian dia melanjutkan tes dan finis di posisi ke-9 tertinggal 0,851 detik di belakang Marc Marquez (Ducati) yang mencatatkan waktu tercepat.
Tapi ketika berjumpa dengan media tak lama usai tes, Quartararo menyampaikan bahwa dia tidak bisa melanjutkan tes. Dia harus mundur karena dampak dari crash tersebut ternyata lebih parah dari yang diperkirakan. Juara dunia MotoGP 2021 itu mengalami patah jari manis di tangan kanannya. Kabarnya dia akan langsung ke Barcelona untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Fabio Quartararo Mundur dari Tes Sepang, Patah Jari Manis di Tangan Kanan

Fabio Quartararo mengatakan, “Awal yang sulit, tetapi untungnya saya sudah menjalani tes selama 2 hari (tes shakedown) selama masa persiapan.”
Ini artinya Quartararo akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan pengembangan M1 V4 lebih lanjut. “Kami mencoba semua yang harus kami uji. Tentu saja, tambahan 2 hari lagi akan lebih baik untuk menyempurnakan elektronik dan pemetaan. Tetapi saya rasa kami telah melakukan lebih dari cukup. Yamaha memiliki 4 pembalap dan berbagi banyak suku cadang di antara kami. Itulah mengapa, kami memutuskan saya harus menyelesaikan tes agar 100 persen fit untuk Buriram,” ungkap rider berusia 26 tahun itu.

Yamaha menurunkan 6 pembalap di lintasan pada tes hari pertama. Selain 4 pembalap reguler, mereka juga mengandalkan 2 tes ridernya Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengumpulkan lebih banyak data dan masukan.
Sejauh ini, menurut Quartararo seberapa jauh kemajuan yang berhasil dicapai Yamaha dan seberapa yakin dia untuk menghadapi balapan pembuka musim di Thailand? “Saya tidak bisa mengatakan saya yakin. Kita bisa melihat betapa sulitnya kami. Catatan waktu kami tidak terlalu bagus. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah memberikan yang terbaik,” jawabnya.

Apakah dia sudah sepenuhnya beradaptasi dengan motor V4? “Ya, sepenuhnya. Saya langsung merasakan apa yang perlu saya ubah. Tapi saya rasa V4 kami tidak sehalus yang lain. Masih ada banyak pekerjaan di depan kami terkait kemampuan menikung, traksi, elektronik, cengkeraman, dan tenaga. Masih banyak hal yang perlu disesuaikan,” pungkasnya. BTW, rekan setimnya Alex Rins berada di posisi ke-16 tertinggal 1,302 detik dari Marc Marquez.

Alex Rins: Musim Kedua Saya Bersama Yamaha Sangat Sulit Secara Mental
Sebelumnya ketika masih membalap untuk Suzuki selama 6 tahun, Rins berhasil memenangkan…






