RiderTua.com – Halo Bro-Sis pembaca RiderTua di mana pun kalian berada, Fabio Di Giannantonio dan rekan setimnya Franco Morbidelli meluncurkan livery tim VR46 musim 2026 di Villa Miani Roma Italia dengan tajuk ‘Black and Light’. “Ini sangat istimewa. Roma adalah kota kelahiran saya. Berada di sini bersama motor dan tim saya, sungguh fantastis. Saya pasti tidak akan pernah melupakannya. Ini juga luar biasa, bagi tim Italia untuk mengadakan presentasi di ibu kotanya,” ujar rider berusia 27 tahun itu.
Diggia sangat terkesan dengan desain baru dari livery tim VR46 2026, yang tidak pernah meninggalkan warna-warna ikonik (kuning stabillo) milik sang bos sekaligus legenda MotoGP Valentino Rossi. “Warna-warna baru ini luar biasa, hitam dan kuning benar-benar mencerminkan gaya VR46. Ini mengingatkan saya pada desain helm Vale. Desainnya lebih agresif dan jauh lebih berorientasi pada balap,” ujarnya.
Fabio Di Giannantonio: Lebih Dewasa, Lebih Banyak Pengalaman, dan Lebih Siap Menghadapi Semua Situasi

Pada 2026, Fabio Di Giannantonio memasuki tahun ke-3nya bersama tim VR46. “Rasanya sangat fantastis, memulai musim ketiga kami bersama dengan livery baru ini. Saya menantikan balapan yang luar biasa seperti yang kami tunjukkan di akhir tahun lalu. Saya berharap untuk berkembang lagi tahun ini dan bertarung di barisan depan,” ujar rider asal Roma Italia itu.
Tahun depan Diggia akan kembali bekerja sama dengan kepala kru Massimo Branchini. “Ini pertama kalinya dalam karier MotoGP saya, memulai musim dengan orang-orang yang sama. Saya merasa luar biasa dan tidak sabar untuk kembali turun ke lintasan,” ujarnya.
Tahun depan Diggia akan kembali dibekali motor spek pabrikan terbaru (Desmosedici GP26) sama seperti 2 pembalap tim pabrikan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia serta Alex Marquez dari tim Gresini. “Ini tahun kedua saya sebagai pembalap ‘pabrikan’ Ducati. Namun dibandingkan tahun lalu, situasinya akan sedikit berbeda. Kini saya punya lebih banyak pengalaman dan tim saya juga lebih siap untuk menghadapi situasi apapun. Sekarang saya juga lebih dewasa dan lebih memahami apa yang cocok untuk saya di atas motor dan apa yang tidak. Saya tidak sabar untuk memulai musim bersama tim. Semoga kami dapat meningkatkan performa motor sehingga saya dapat bertarung di barisan depan,” pungkasnya.

BTW, tahun lalu Diggia menempati peringkat 6 dalam klasemen dengan total meraih 10 podium (sprint dan grand prix) sementara Franky di peringkat 7.






