RiderTua.com – Alberto Puig salah satu sosok dibalik kesuksesan Marc Marquez meraih 6 kali juara dunia MotoGP bersama tim Respol Honda. Begitupun tatkala dia merasakan pahit dari cedera rumit yang membekapnya pada 2020 dan juga saat terpuruk ketika tak lagi kompetitif hingga akhir musim 2023. Bahkan saat The Baby Alien pindah ke Ducati, dia masih menjaga hubungan yang sangat baik dengan manajer tim Honda itu..
Gelar dunia yang diraih Marquez musim ini, yang sekaligus menjadi gelar dunianya yang ke-9, menandai akhir dari semua penderitaan dan keraguannya. Rider berusia 32 tahun itu menyegel gelarnya dengan cara terbaik, yakni di Jepang yang merupakan negara asal Honda dan dengan Joan Mir (pembalap Honda) yang juga meraih podium disana.
Alberto Puig: Marc Marquez Tahu Kami Ikut Bahagia Atas Kesuksesannya Meraih Juara Dunia

Puig mengatakan, “Itu benar-benar sangat emosional bagi semua orang yang terlibat. Karena kami membutuhkan podium, dan Jepang adalah tempat yang sempurna. Dan Marc juga ingin memenangkan Gelar Dunia secepat mungkin, dan itu terjadi di Jepang. Jadi akhirnya kami semua naik podium bersama.”
“Dengan Marc, kita tidak perlu banyak bicara. Dia tahu kami semua ikut bahagia atas kesuksesannya karena kami semua telah melewati cobaan, penderitaan, dan ke’putus asa’annya bersama-sama. Karena pada akhirnya, itu adalah ke’putus asa’an yang mutlak. Hanya dengan satu pelukan saja, kita bisa memahami segalanya, kita tahu apa yang dipikirkan orang lain, dan mereka tahu apa yang kita pikirkan. Semua orang di sana tahu, apa yang telah terjadi dan apa yang ada di balik semua itu. Itu adalah salah satu hal yang bahkan tidak bisa kita rencanakan,” imbuh manajer berusia 58 tahun itu.

Reaksi pertama yang ditunjukkan Marquez setelah dinobatkan sebagai Juara Dunia adalah perasaan lega. “Pada moment itu, setelah seluruh proses yang dia jalani, seolah berkata ‘sekarang semua ini masuk akal’. Kita merasa tenang. Dia tidak sanggup lagi, dia benar-benar tidak bisa melakukannya. Itu menunjukkan betapa kuat tekad yang dimilikinya,” tegas Puig.
Menurut Puig, kebangkitan Marquez bisa menjadi panutan bagi semua orang. “Saya menganggapnya sebagai tonggak sejarah, bukan hanya di dunia balap motor tetapi secara global di semua olahraga. Ada orang yang sudah pensiun, lalu comeback, dan kembali kuat seperti dulu. Tetapi hanya ada sedikit orang seperti itu, dan Marc adalah salah satunya,” pungkas mantan pembalap asal Spanyol itu.







