RiderTua.com – Meski Darion baru dirilis, Wuling mulai serius dalam menggeluti penjualan mobil barunya tersebut di Indonesia. Bahkan mereka membuka peluang untuk mengekspor unitnya ke luar negeri, itupun kalau sebagian besar permintaan di pasar dalam negeri sudah dipenuhi.
Darion Jadi Mobil MPV Ketiganya di Indonesia
Mobil yang dihadirkan Wuling sejauh ini sudah dapat membantu penjualannya, terlebih lini mobil listriknya. Tapi mereka ingin memperluas lini produknya agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen. Sehingga mereka menghadirkan Darion sebagai MPV ketiganya di Indonesia setelah Confero dan Cortez (keempat kalau Formo ikut dihitung), tapi model yang satu ini membawa varian BEV dan PHEV.

Tentunya seperti mobil yang diluncurkan sebelumnya, Darion diproduksi lokal untuk memenuhi permintaan di dalam negeri. Tapi jelas ini berarti ada peluang modelnya bisa dikirim ke luar negeri untuk memenuhi permintaan di pasar tujuannya, meski soal itu Wuling masih belum bisa memastikannya. Sebab mereka masih harus melihat seperti apa permintaan di pasar tujuan yang akan dituju.
Selain itu, ini pertama kalinya Darion atau Starlight 730 diluncurkan di pasar global, dengan Indonesia yang mendapat modelnya lebih dulu, sementara negara lainnya belum. Bahkan di Negeri Tirai Bambu saja model ini belum dijual, itupun dengan spesifikasi yang berbeda dengan modelnya di Indonesia. Artinya jelas kalau mereka menunggu waktu yang tepat hingga Darion bisa diluncurkan di negara lainnya.

Masih Bisa Dijual di Pasar Global?
Meskipun dengan negara lainnya yang belum kebagian Darion untuk sekarang, Wuling bisa saja membuka potensi ekspornya kalau sudah waktunya. Tapi saat ini mereka memprioritaskan permintaan di Indonesia, dan memang Darion sudah dipesan hingga ratusan unit sejak modelnya dirilis bulan Juli lalu. Mereka sudah menyiapkan segalanya untuk mengirimkan unitnya ke konsumen yang sudah memesan beberapa bulan sebelumnya.

Dengan banyaknya model yang diluncurkan, tentu ini bisa menjadi modal baginya untuk melawan kompetitornya.






