RiderTua.com – Start dari posisi ke-11, Fermin Aldeguer menjalani balapan dengan kuat pada race utama hari Minggu MotoGP Portugal. Rider Gresini Ducati itu berhasil finis di posisi ke-4 tertinggal kurang dari 13 detik dari pemenang Marco Bezzecchi, tapi gapnya dengan Pedro Acosta yang finis ke-3 sangat jauh yakni mencapai 9,672 detik.
“Semuanya berjalan cukup baik menjelang akhir balapan. Masalah yang jauh lebih besar adalah mengejar waktu tercepat pada kualifikasi hari Sabtu. Start dari posisi ke-11 sangat sulit karena banyaknya pembalap yang ada di depan kita. Hari ini, Marco, Alex, dan Acosta mencatatkan kecepatan yang luar biasa. Mereka kuat dan sangat cepat sepanjang balapan. Saya kehilangan banyak waktu di paruh pertama balapan, dan tekanan ban depan meningkat secara signifikan. Secara keseluruhan, ini hasil yang bagus,” jelas Fermin.
Fermin Aldeguer Bersenggolan dengan Brad Binder : Hanya Insiden Balap Biasa

Di paruh kedua balapan Fermin Aldeguer berhasil menemukan ritmenya dan mencatatkan waktu yang memungkinkannya meraih podium. Berdasarkan pengalaman dari balapan sebelumnya, rider berusia 20 tahun itu bertekad untuk mengelola bannya dengan lebih baik. “Saat masih di Moto2, saya mengalami masalah dengan ban depan dan saya merusaknya. Saya juga mengalami beberapa masalah saat sprint, tetapi berbeda saat balapan. Saya melakukan pendekatan yang berbeda untuk mengelola ban dengan lebih baik,” ungkapnya.
Di lap ke-9, Aldeguer bersenggolan dengan Brad Binder yang menyebabkan winglet belakang sebelah kiri KTM RC16 terlepas. Namun Aldeguer tidak mendapat penalti atas insiden tersebut. “Saya bisa mengerti jika ada penalti yang diberikan. Tapi itu insiden balap biasa. Kami bersaing untuk memperebutkan posisi ke-5, tidak ada yang berlebihan. Saya mencoba menyalip dan Brad justru menutup racing line, itu yang menyebabkan kontak,” jelas rider asal Murcia Spanyol itu.

Aldeguer masih kesulitan dalam memaksimalkan sesi kualifikasi. “Ini tentang memahami batasan motor. Set-up dasar untuk akhir tahun sudah ditetapkan. Saya berhasil menjalani sesi kualifikasi yang baik di banyak trek, tetapi di sini saya lebih kesulitan dengan feel bagian depan sejak awal, terutama saat menggunakan ban soft dan medium. Jauh lebih baik saat menggunakan ban hard tetapi itu juga menjadi kendala bagi saya,” pungkas Aldeguer.
Dengan 203 poin, Aldeguer berhasil menembus angka diatas 200 poin yang semakin mengukuhkan posisinya di peringkat 8 dalam klasemen. Namun dia hanya unggul 5 poin atas Fabio Quartararo yang finis ke-6 di Portimao.







