RiderTua.com – Dengan meraih 3 kemenangan Grand Prix, 7 kemenangan sprint, dan 12 podium lainnya Jorge Martin menjadi pembalap pertama yang memenangkan gelar dunia MotoGP bersama tim satelit pada 2024. Perjalanannya di kelas utama bersama tim Pramac Ducati dimulai pada 2021 dan di musim rookie-nya tersebut Martin meraih kemenangan MotoGP pertamanya.
Pada 2023 rider Spanyol itu berjuang untuk memperebutkan gelar melawan pembalap tim pabrikan Ducati Pecco Bagnaia. Martin melakukan perlawanan bahkan hingga balapan terakhir di Valencia, namun pada akhirnya dia kalah. Setahun kemudian, pembalap berusia 26 tahun itu berhasil mengukir sejarah dan mewujudkan mimpi besarnya.
Jorge Martin : Saya Tidak akan Pernah Menjadi Kapten di Aprilia Seperti Aleix Espargaro
Pada 2025, Jorge Martin akan berkompetisi untuk pertama kalinya dengan tim pabrikan dan mencoba mempertahankan gelarnya bersama Aprilia. “Sangat sedikit pembalap yang berhasil mencapai MotoGP, tetapi jauh lebih sedikit rider yang berhasil bergabung ke tim pabrikan. Sangat menyenangkan akhirnya saya bisa melakukannya,” kata Martinator.
Rekan setim baru Marco Bezzecchi itu menambahkan, “Ada sekitar 150 hingga 200 orang yang bekerja hanya untuk kita, teknisi pasti akan mendengarkan Anda dan ingin kita menang. Hal itu akan menjadi hal yang unik. Saya tidak sabar untuk mencobanya dan merasakan bagaimana rasanya menjadi pembalap resmi.”

Di tim pabrikan Aprilia, Martin menggantikan Aleix Espargaro yang sudah 9 tahun bersama. Rider yang kini berperan sebagai tes rider Honda itu ikut membangun RS-GP mulai dari motor underdog menjadi motor pemenang. Untuk itulah Aleix dijuluki ‘Capitano’ oleh timnya.
Martin mengungkapkan, “Saya rasa saya tidak akan pernah bisa menjadi kapten seperti Aleix. Dia sudah bersama selama 9 tahun, dia memimpin Aprilia mulai dari nol hingga meraih kemenangan balapan dan mampu bersaing memperebutkan gelar dunia. Namun saya bisa menerima tanggung jawab ini, saya merasa bertanggung jawab untuk memimpin proyek ini dan saya akan melakukan apa yang harus saya lakukan atau apa yang bisa saya lakukan untuk membawa motor ini ke level tertinggi.”
“Jika saya memutuskan untuk pindah ke Aprilia sebelumnya, Aleix pasti akan memperpanjang kontraknya setidaknya selama 1 tahun lagi. Pada akhirnya, dia mengundurkan diri sebelum saya bisa membuat keputusan,” imbuhnya.
Martin yakin, tahun depan Ducati akan tetap mendominasi di MotoGP. “Pada 2025, saya masih melihat Ducati cukup unggul dibandingkan pabrikan lain dengan duo pembalap yang luar biasa Pecco Bagnaia dan Marc Marquez. Mereka berdua telah memenangkan banyak gelar, tetapi siapa yang tahu,” ujarnya.
“MotoGP melewati berbagai era. Ada era Yamaha, era Honda, dan era Ducati. Mungkin yang berikutnya akan berbeda lagi. Tetapi saat ini saya melihat Bagnaia sebagai favorit gelar 2025 dengan Marc Marquez di belakangnya. Saya akan menempatkan diri di tiga besar dan mungkin bertarung melawan mereka di beberapa balapan. Di balapan lain, mungkin saya akan kesulitan tetapi yang terpenting adalah saya berkembang dan maju,” pungkas Martin.






